KUTAI BARAT, NOMORSATUKALTIM – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Mahakam, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, akhirnya membuahkan hasil.
Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, korban bernama Tuyiq (40), warga Kampung Sebelang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa 24 Februari 2026.
Kapolsek Muara Pahu, IPDA Dwi Yulistyono, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu 22 Februari 2026 saat beraktivitas mencari ikan di Sungai Mahakam.
“Korban dilaporkan hilang pada hari Minggu saat mencari ikan di perairan Sungai Mahakam. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat melompat dari perahu ketintingnya ke sungai dan melambaikan tangan meminta pertolongan, namun kemudian tenggelam dan tidak muncul kembali ke permukaan,” ujar IPDA Dwi Yulistyono saat dikonfirmasi Nomorsatukaltim.
BACA JUGA:Satreskrim Polres Kutim Ungkap Kasus Asusila Anak, Pelaku Gunakan Skenario Nomor Tak Dikenal
Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Muara Pahu bersama Sat Polairud Polres Kutai Barat dan warga langsung melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai menggunakan perahu, termasuk memeriksa titik-titik yang dicurigai.
Pada hari ketiga pencarian, sekitar pukul 07.35 WITA, warga yang turut melakukan penyisiran menemukan tubuh tersangkut di tepian sungai di kawasan Teluk Lekot, Kampung Sebelang.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
“Mendapatkan laporan itu, kami bersama Sat Polairud langsung menuju lokasi untuk memastikan identitas korban serta melakukan pengamanan tempat kejadian perkara dan membantu proses evakuasi,” jelasnya.
BACA JUGA:Video Keributan di SPBU Batakan Viral, Manajemen Sayangkan Unggahan Tanpa Izin
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban dipastikan merupakan nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke pelabuhan Kampung Sebelang untuk dilakukan pemeriksaan awal oleh tenaga medis dari fasilitas kesehatan Kecamatan Muara Pahu, didampingi Unit Reskrim Polsek Muara Pahu.
IPDA Dwi Yulistyono menyampaikan bahwa dalam penanganan kejadian tersebut, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah prosedural.
Mulai dari menerima laporan masyarakat, mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan pencarian bersama warga, meminta keterangan saksi, hingga berkoordinasi dengan tenaga medis terkait pemeriksaan jenazah.