Ia menyebut masyarakat setempat meminta dipindahkan ke wilayah yang lebih aman dan tidak terisolasi, meski harus meninggalkan tanah leluhur mereka.
BACA JUGA: Penduduk Berau Tembus 308 Ribu Jiwa, Disumbang Migrasi Pekerja
BACA JUGA: Penyelesaian Tapal Batas dan Optimalisasi CSR Perusahaan di Berau Dukung Kampung Lebih Maju
“Mereka minta direlokasi dan sudah rela meninggalkan tanah leluhur, asalkan dipindahkan ke lokasi yang aman dengan bantuan pemerintah,” ucapnya.
Sebagai langkah awal, Gideon menyebut pihaknya telah menyarankan pemerintah kampung untuk melakukan pemetaan awal terhadap kawasan yang akan ditinggalkan, sekaligus menyiapkan alternatif lokasi relokasi yang memiliki sumber daya alam memadai dan akses yang lebih baik.
“Kalau bisa, lokasi relokasi itu sejajar dengan kampung lain, supaya ke depan tidak lagi terbebani persoalan infrastruktur, jembatan, dan keterisolasian,” kata Gideon.
Dirinya pun berharap Bupati Berau memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Kampung Long Lanuk, baik melalui langkah mitigasi bencana maupun penyusunan skema relokasi yang terencana.
“Kami berharap bupati bisa segera menanggapi masalah ini, karena ini menyangkut keselamatan masyarakat,” tutupnya.