Ia menegaskan bahwa peningkatan fasilitas ini bukan sekadar untuk menunjukkan kecanggihan teknologi, melainkan untuk menunjang pelayanan kegawatdaruratan dan perawatan intensif secara maksimal.
Seluruh peralatan untuk penanganan kritis, termasuk pemeriksaan jantung dan pemasangan alat pacu jantung, telah disiapkan.
BACA JUGA: DPRD Kubar Desak PDAM Berbenah: Pemutusan Sepihak, Kualitas Air Tidak Konsisten
BACA JUGA: Tagihan Listrik Membengkak, PDAM Tirta Sendawar Terjepit Biaya Operasional
Menurut Nyoman, dukungan alat kesehatan dari pemerintah daerah juga menjadi faktor penting dalam peningkatan fasilitas RS HIS.
Pengadaan alkes terus dilakukan secara bertahap agar rumah sakit mampu mengikuti perkembangan standar pelayanan kesehatan nasional.
“Fasilitas kita terus disupport, terutama untuk alkes-alkes yang menunjang pelayanan kritis,” ujarnya.
Ia berharap, dengan sistem IBS dan ICU yang semakin modern, RS HIS dapat memberikan layanan bedah dan perawatan intensif yang setara dengan rumah sakit rujukan di kota besar, tanpa masyarakat Kutai Barat harus dirujuk jauh ke luar daerah.