Sirajuddin Machmud Sabang. (ist) -- Balikpapan, DiswayKaltim – Meski ada imbauan relaksasi kredit bagi pengusaha yang terdampak virus corona, kenyataannya masih ada kendala teknis dalam penerapannya. Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kaltim menyampaikan masalah tersebut ke Menteri BUMN Erick Thohir. Ketua BPD Hipmi Kaltim Sirajuddin Machmud Sabang mengatakan, kondisi saat ini bak simalakama. Di satu sisi jika tidak menerapkan pengetatan wilayah, akan berpotensi memperpanjang penyebaran corona. Makanya ia berharap ada kebijakan Pemprov Kaltim yang konkret terhadap pelaku usaha yang terdampak saat ini. Pengusaha yang akrab disapa Ketua Sima itu mengatakan, relaksasi kredit sangat diharapkan di momen seperti ini. Apalagi sudah ada imbauan dari Presiden Joko Widodo. “Namun saat teman-teman pengusaha mau restrukturisasi kredit, ternyata relaksasi itu sekadar imbauan. Faktanya, pengusaha terbentur aturan masing-masing perbankan. Ada biaya administrasi sampai tiga bulan pertama. Bulan berikutnya dikenakan 50 persen,” urainya. Sirajuddin mengaku telah menyampaikan masalah ini kepada seniornya di Hipmi, yakni Menteri BUMN Erick Thohir. Bahwa terjadi “benturan” teknis antara imbauan presiden dengan kenyataan di lapangan. “Mestinya ada surat tertulis yang ditujukan kepada bank BUMN. Sehingga tak sekadar imbauan. Sebab pelaku UKM banyak yang kredit di bank negara tersebut,” ulasnya. Terlebih, sebutnya, para pengusaha setiap bulan harus menggaji karyawan. Sedangkan pemasukan sedang tersendat. Jadi, pengetatan wilayah ini merugikan semua pihak. “Jika sampai pekan ketiga April belum ada kebijakan konkret, Hipmi Kaltim ingin audiensi dengan Pemprov kaltim. Untuk mencari solusi,” imbuhnya. (hdd2)
Hipmi Kaltim Akan Audiensi ke Pemprov
Minggu 05-04-2020,21:55 WIB
Reporter : Disway Kaltim Group
Editor : Disway Kaltim Group
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 29-08-2026,11:00 WIB
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Cek Harganya Sekarang!
Sabtu 29-08-2026,08:30 WIB
Panglima Jilah Bantah Tuduhan Peladang Dayak Penyebab Karhutla: Berladang Itu di Lahan Mineral, Bukan Gambut
Sabtu 29-08-2026,10:01 WIB
Indonesia Peringkat 2 Eksportir Koral Dunia, Transaksi Tembus USD 18,12 juta
Sabtu 29-08-2026,08:00 WIB
Bezzecchi Yakin Marc Marquez Sengaja Sembunyikan Kecepatan di Sesi Latihan MotoGP Aragon
Sabtu 29-08-2026,10:31 WIB
Polresta Samarinda Bagikan 10.000 Masker, Antisipasi ISPA di Tengah Kabut Asap
Terkini
Minggu 30-08-2026,07:00 WIB
Imbang Vs Sumsel United, Pelatih Persiba Balikpapan Soroti Fisik dan Chemistry
Minggu 30-08-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 30 Agustus 2026, Cek di Sini!
Sabtu 29-08-2026,22:40 WIB
Kualifikasi Moto2 Aragon 2026: Mario Aji Start dari Posisi ke-26
Sabtu 29-08-2026,21:49 WIB
Muktamar ke-35 NU, Voting Diputuskan sebagai Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU
Sabtu 29-08-2026,21:17 WIB