BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Ir Juanda, Rabu 28 Januari 2026 pagi. Kali ini korbannya seorang perempuan berinisial R (36), warga Kelurahan Tanjung Laut Indah.
Dugaan sementara, korban meninggal karena terjadi benturan keras di kepalanya saat arus lalu lintas mulai ramai.
Tragedi tersebut pun terekam di kamera CCTV berdurasi 47 detik, yang terpasang di Toko Juanda.
Di rekaman tersebut, memperlihatkan detik-detik kecelakaan maut itu terjadi. Ketika itu, korban menggunakan motor Honda Scoopy.
Dia melaju dari arah pusat kota. Saat melintas di depan toko Juanda itu, mobil sedan berwarna silver menyalip dari jalur kiri.
BACA JUGA:3 Hari Pencarian, Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal di Sekitar Jembatan Mahkota II Samarinda
Diduga, bagian kanan mobil tersebut menyenggol sepeda motor korban. Akibatnya, korban kehilangan kendali dan terjatuh ke aspal.
Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi langsung bergegas memberikan pertolongan.
Namun, pengemudi mobil yang diduga terlibat justru meninggalkan lokasi kejadian tanpa bertanggung jawab. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Amalia oleh tim Indonesian Escorting Ambulance (IEA).
BACA JUGA:Ledakan Gas di Samarinda Tewaskan Sopir Truk, Bakar Tali Pengikat Muatan Pakai Korek Api
Koordinator Lapangan IEA wilayah Bontang Wawan mengatakan, timnya menerima laporan kecelakaan sekitar pukul 06.00 Wita.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi dan mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah sakit,” katanya, Rabu 28 Januari 2026.
Meski sempat mendapatkan penanganan medis secara intensif, kondisi korban terus memburuk.
Dokter jaga RS Amalia, dr Elsa, menjelaskan korban tiba di rumah sakit dalam keadaan tidak sadar.
“Pasien mengalami luka robek dengan perdarahan aktif. Kami menduga ada benturan keras yang menyebabkan perdarahan di dalam rongga otak. Selama perawatan, kondisinya semakin menurun,” jelasnya.