Target PAD Kota Bontang Tak Tercapai, Ini Sektor yang Menjadi Penghambat

Kamis 01-01-2026,18:10 WIB
Reporter : Michael Fredy Yacob
Editor : Didik Eri Sukianto

Dia menyebut, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) realisasinya mencapai Rp19,65 miliar atau 149,50 persen dari target.

BACA JUGA: Serapan Anggaran Kaltim Capai 81 Persen, Wagub Seno Aji Pastikan APBD Tetap Seimbang hingga Akhir Tahun

BACA JUGA: Optimistis Dapat Bonus TKD, Bontang Incar Kenaikan APBD Jadi Rp2,2 Triliun

Lalu, PBJT makanan dan/atau minuman juga melampaui target dengan capaian 119,20 persen. Capaian positif lainnya tercatat pada PBJT tenaga listrik yang terealisasi Rp42,64 miliar atau 100,27 persen.

PBJT jasa perhotelan sebesar Rp2,25 miliar atau 122,76 persen, serta pajak mineral bukan logam dan batuan yang mencapai 137,80 persen dari target.

Sementara itu, sektor pajak yang mendekati target antara lain pajak reklame dengan realisasi Rp1,07 miliar atau 97,46 persen.

Kemudian, pajak air tanah yang mencapai Rp9,93 miliar atau 105,05 persen. Adapun Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebagai salah satu penopang utama PAD baru mencapai 93,98 persen.

Kategori :