“Tahun lalu, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Karrap Fest berhasil menarik perhatian banyak komunitas ekraf. Karena itu, kami ingin mempertahankan semangat itu dengan kemasan yang lebih segar dan profesional,” terangnya.
Pihaknya pun terus mendorong keterlibatan enam subsektor ekonomi kreatif yang menjadi fokus pengembangan pemerintah daerah, mulai dari seni pertunjukan, kriya, kuliner, fashion lokal, musik, hingga desain produk.
Dengan begitu, festival ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pelaku kreatif untuk berkembang lebih profesional.
“Kami ingin Karrap Fest bukan hanya ajang hiburan tahunan, tapi juga ruang tumbuh bagi kreativitas masyarakat," pungkasnya.