Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi. (dok) -- Balikpapan, Diswaykaltim - Kejahatan begal terjadi di Kota Beriman beberapa hari lalu. Dalam sebulan ini sudah tiga kasus yang terjadi. Terbaru, kejadian di depan Gedung KNPI Jalan Manuntung. Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi menyatakan, tidak akan main-main dalam memerangi begal di Kota Beriman. Ia memberi atensi serius bagi setiap Mapolsek untuk segera menangkap pelaku kejahatan ini. Turmudi mengatakan, kejahatan begal ini tidak mengenal jenis kelamin. Hal ini telah terbukti dari dua kejahatan begal yang terjadi terdapat pula korban laki-laki. "Korban itu bisa siapa saja," ujarnya. Turmudi telah memetakan wilayah rawan begal. Namun secara detail, dirinya enggan menyebutkan. Sebab dirinya tidak ingin membuat masyarakat resah. "Untuk lokasi sudah dalam pantauan kami. Semua kecamatan ada celah rawannya. Tak perlu saya sebut. Yang pasti di lokasi itu anggota kami sudah taruh atensi serius," jelasnya. Ia meminta kepada seluruh masyarakat menghindari kawasan sepi atau lokasi minim penerangan. Pasalnya, tindak kejahatan acap kali terjadi di lokasi seperti itu. "Kalau jalan usahakan jangan sendiri. Terutama perempuan," ujarnya. Untuk menekan kejahatan begal ini, ia menyebut kepolisian telah berupaya semaksimal mungkin. Setiap polsek ada satuan. Ada juga patroli setiap saat. Begitu juga di Polres ada Tim Beruang Hitam. “Jika ada laporan langsung kami tindak," tegasnya. "Bahkan saya terbuka dengan nomor telepon saya. Yakni 082154692630. Kalau masyarakat membutuhkan bantuan polisi silahkan hubungi," tambahnya. Bahkan lanjut Turmudi, jika masyarakat yang ingin beraktivitas malam hari dan membutuhkan pengawalan, bisa menghubungi mapolsek setempat. Media ini mewawancarai korban begal bernama Kharisma di kawasan Gedung KNPI Balikpapan beberapa waktu lalu. Saat kejadian, situasi ramai dan terang. Bahkan jaraknya hanya beberapa meter dari perempatan traffic light. Saat itu Kharisma berkendara sendirian pada pukul 22.00 Wita. Kemudian dibegal. Meski tidak ada barang yang hilang, namun dirinya mengalami luka-luka di bagian tangan dan kaki. "Jatuh saat tas saya ditarik. Saya terseret hingga sekitar 5 meter," jelasnya. Lain lagi kisah Bagio. Dirinya pernah dibegal juga. Ia tak menyangka pelaku nekat hampir merampas handphone yang ia letakkan di dashboard motornya. "Waktu itu saya lewat Jalan MT Haryono dalam. Tiba-tiba ada orang tak dikenal boncengan. Ia menarik ponsel saya. Saya reflek mengerem jadi ponsel saya tak berhasil dirampas," ujarnya. Dirinya yang syok langsung berhenti dan menghubungi teman-temannya untuk mengantar pulang. (bom/hdd)
Waspada Begal di Jalan Gelap dan Sepi di Balikpapan
Senin 16-03-2020,18:49 WIB
Reporter : Disway Kaltim Group
Editor : Disway Kaltim Group
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 23-03-2026,21:57 WIB
Naik hingga 30 Persen, Harga BBM di Singapura Tembus Rp58 Ribu Per Liter
Selasa 24-03-2026,08:01 WIB
Bermula dari Percakapan WA, Remaja di Long Bagun Jadi Korban Pemerkosaan
Senin 23-03-2026,23:45 WIB
Kebakaran di Gang Gamili III A Sangatta, Beberapa Rumah dan Barakan Terbakar
Senin 23-03-2026,22:24 WIB
Trump Beri Sinyal Hentikan Perang, Tunda Serang Pembangkit Listrik Iran
Selasa 24-03-2026,07:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 24 Maret 2026, Cek di Sini!
Terkini
Selasa 24-03-2026,16:25 WIB
Hari Ini Puncak Arus Balik Mudik Lebaran, Satlantas Kukar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Selasa 24-03-2026,16:05 WIB
Pengelolaan Mal Lembuswana Akan Dilelang, Pemprov Kaltim Bakal Libatkan Perusda
Selasa 24-03-2026,15:58 WIB
Harga Bitcoin Menghijau Tembus $70.000, Dipicu Isu Damai AS-Iran
Selasa 24-03-2026,15:25 WIB
Festival Lomplai Wehea 2026 Dibuka, Pemkab Kutim Bidik 12 Ribu Pengunjung Tahun Ini
Selasa 24-03-2026,15:07 WIB