Isran Noor saat membicarakan mengenai aset olahraga Kaltim dengan Yunus Nusi di Kantor Gubernur Jumat lalu. (IST)
Samarinda, DiswayKaltim.com- Besarnya perhatian pengurus cabang olahraga yang menginginkan fasilitas olahraga milik Pemprov Kaltim agar mendapat perawatan maksimal, baik yang disampaikan secara langsung ataupun melalui media massa, akhirnya sampai ke telinga Gubernur Kaltim Isran Noor. Secara prinsip, Isran mau fasilitas olahraga khususnya peninggalan PON Kaltim, tidak dibiarkan terbengkalai. Jumat (13/3/2020), Ketua Asprov PSSI Kaltim, Yunus Nusi menghadap gubernur untuk menyampaikan undangan pembukaan Liga 2 2020 yang dilangsungkan di Stadion Batakan, Balikpapan. Namun sebelum pembahasan soal Liga 2, Isran Noor lebih dulu membuka obrolan terkait pengelolaan fasilitas olahraga. "Saya menghadap beliau mau sampaikan undangan pembukaan Liga 2. Tapi malah, sebelum bicara soal Liga 2, beliau langsung tanya ke saya 'bagaimana soal Palaran itu?' langsung saya bilang, iya, Pak, serahkan saja pada ahlinya. Stadion dan beberapa venue olahraga diserahkan saja pada cabang olahraga," cerita Yunus mengulang percakapannya dengan gubernur saat dihubungi Disway Kaltim, Minggu (15/3/2020) kemarin. Pada dasarnya, kata Yunus, gubernur menginginkan solusi terbaik dalam perawatan fasilitas olahraga milik Pemprov Kaltim. Yunus pun menimpali dengan memberi beberapa opsi dimana dalam prakteknya nanti, Pemprov tak perlu turun tangan langsung untuk melakukan perawatan, namun venue olahraga yang berada di kawasan Stadion Utama Palaran dan Stadion Madya Sempaja dapat dikelola tanpa menabrak aturan yang berlaku. "Beliau malah yang tawarkan duluan pada kami (PSSI Kaltim) untuk mengelola Stadion Palaran. Saya bilang, kami siap saja. Nanti kami bisa gandeng pihak ketiga untuk melakukannya," sambungnya. Saat disinggung mengenai rencana KONI Samarinda yang juga ingin mengakomodir perawatan fasilitas olahraga milik Pemprov Kaltim, Yunus mengaku senang. PSSI Kaltim tentu saja tak mampu mengcover seluruh perawatan venue olahraga. Dengan niatan serius dari KONI Samarinda, artinya realisasi pengelolaan fasilitas olahraga di Kaltim melalui mekanisme pihak ketiga, mendekati kenyataan. "Saya malah baru dengar soal itu (dari wartawan). Saya senang saja. Artinya banyak yang perduli terhadap aset kita itu. Kalau mereka (KONI Samarinda) memang serius, nanti saya akan bicara dengan ketuanya. Kami diskusikan nanti bagaimana baiknya," tuturnya. Seperti diketahui, pengelolaan fasilitas olahraga milik Pemprov Kaltim sejak PON 2008 tidak berjalan dengan semestinya. Padahal jika dirawat dengan serius, ke depan, Kaltim bisa menggelar event olahraga bertaraf nasional hingga internasional karena ketersediaan venue olahraga yang memadai. (ava/fdl)Isran Buka Peluang Stadion Palaran Diserahkan ke Cabor
Minggu 15-03-2020,20:40 WIB
Reporter : admin7 diskal
Editor : admin7 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 15-07-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 15 Juli 2026, Cek di Sini!
Rabu 15-07-2026,13:35 WIB
Diduga Lalai Tangani Bayi Baru Lahir, RS Santa Elisabeth Bengalon Dilaporkan ke Polisi
Rabu 15-07-2026,13:08 WIB
Polisi Gagalkan Peredaran 13 Poket Sabu di Kongbeng, Satu Pelaku Masih Diburu
Rabu 15-07-2026,09:30 WIB
50 Persen Lowongan Belum Terisi, Disnaker Balikpapan Akui Skill Pencari Kerja Belum Selaras Industri
Rabu 15-07-2026,10:31 WIB
Siapa Lebih Unggul? Ini Rekor Pertemuan Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Terkini
Rabu 15-07-2026,22:40 WIB
3 Hari, 6 Pengedar Narkoba Ditangkap di Kota Bontang
Rabu 15-07-2026,22:00 WIB
Gus Ipul Ungkap Nama-Nama yang Bakal Maju Jadi Calon Ketum PBNU, Ada Menag Nasaruddin Umar
Rabu 15-07-2026,21:25 WIB
4 Pelaku Pengeroyokan ABK Tugboat di Sungai Mahakam, Motifnya Sakit Hati Tak Diberi Beri BBM
Rabu 15-07-2026,20:54 WIB
Kebakaran Hanguskan 7 Ruang Kelas SDN 002 Loa Janan, Titik Api Diduga Berasal dari Kantin
Rabu 15-07-2026,20:20 WIB