Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mengatakan pembentukan satgas di tingkat kecamatan merupakan upaya mendukung program Badan Gizi Nasional (BGN).
Ia menyebutkan bahwa Kukar saat ini baru memiliki 4 SPPG yang aktif, sementara lainnya masih dalam proses pembangunan dan persetujuan.
“Saat ini baru ada empat SPPG di Kukar. Sisanya masih dalam proses pembangunan, persetujuan, maupun rehabilitasi. Targetnya bisa terwujud di 20 kecamatan,” ungkapnya.
Kukar juga memiliki 74 mitra penyedia MBG yang didorong untuk segera beroperasi dan membangun SPPG, agar dapat menyediakan makanan bergizi gratis bagi ibu hamil dan anak sekolah.
BACA JUGA: Makanan di Salah Satu Sekolah Diduga Basi, Satgas MBG Samarinda Lakukan Evaluasi
Camat Tenggarong, Sukono, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah membentuk Satgas MBG sesuai arahan Sekda Kukar. Tim tersebut dipimpin Sekretaris Camat dan bertugas mengawal pelaksanaan program di lapangan.
“Alhamdulillah kami sudah menyusun Satgas MBG. Insyaallah semua kecamatan juga sedang memproses pembentukannya agar program ini berjalan maksimal,” jelas Sukono, Senin (29/9/2025).
Namun, di wilayah Tenggarong baru terdapat 3 mitra MBG aktif. Jumlah itu dinilai belum mencukupi karena sebagian sekolah belum mendapatkan pasokan makanan bergizi akibat pembangunan fasilitas yang masih berlangsung.
“Program ini memang bertahap. Mudah-mudahan dalam waktu dekat semua sekolah bisa terpenuhi kebutuhan makan bergizi bagi siswanya,” tutupnya.