“Jangan hanya melihat keuntungan. Ini investasi negara bagi anak-anak. Gizi harus sesuai standar, dan selera anak juga perlu diperhatikan agar makanan tidak terbuang,” ujarnya.
BACA JUGA: Atasi Kepadatan Lalu lintas, Dishub Samarinda Segera Terapkan Sistem 1 Arah di Jalan Abul Hasan
Terkait kabar siswa yang dipanggil karena memotret makanan basi, Satgas memastikan tidak ada larangan dokumentasi selama informasi yang beredar bukan hoaks. “Kami transparan. Kalau itu fakta, justru menjadi masukan bagi kami,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Samarinda bersama BGN pusat terus memantau pelaksanaan MBG. Evaluasi rutin, pelatihan bagi vendor, dan sistem layanan berbasis masukan masyarakat tengah disiapkan demi menjaga kualitas program yang menjadi salah satu prioritas nasional tersebut.