“Jalan itu dilintasi warga setiap hari. Selain sebagai penghubung antara Jerang Melayu dan Dasak, jalan ini juga akses utama menuju kabupaten. Setiap hari warga mengeluhkan kondisinya. Bahkan pada setiap musrembang, warga selalu mempertanyakan kapan jalan akan diperbaiki,” jelas Ryan.
Ia menambahkan, permohonan perbaikan jalan memang pernah diajukan kepada PT MKB.
Tetapi hasil yang diberikan sangat mengecewakan, yakni hanya bantuan 10 truk tanah sertu.
BACA JUGA: PDA Kubar Tegaskan Lembaga Adat Harus Jadi Benteng Budaya dan Mitra Pembangunan
BACA JUGA: Di Hari Kemerdekaan, Bupati Kubar 'Curhat' Kondisi Infrastruktur Jalan
“Sudah ada permohonan, tapi perusahaan hanya dapat bantu 10 truk tanah sertu. Padahal jalan yang harus diperbaiki sekitar 5 kilometer. Masyarakat tentu sangat kecewa,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Maha Karya Bersama belum memberikan keterangan resmi.
Upaya konfirmasi yang dilakukan media Nomorsatukaltim melalui pesan WhatsApp kepada pihak perusahaan memang sudah terbaca, namun tidak kunjung dibalas.