Menurut Khairul, Warung Berkah bersifat inklusif tanpa membedakan status sosial.
BACA JUGA: 2 Ton Beras SPHP Ludes dalam 3 Jam saat Polres Berau dan Bulog Gelar Pasar Murah
BACA JUGA: Polres Berau akan Usut Tuntas Kasus Penyalahgunaan Gas Melon
Siapa pun yang membutuhkan, baik pekerja harian, masyarakat marginal, maupun mereka yang tengah terhimpit kesulitan hidup, dipersilakan datang.
“Tadi kita lihat ada driver ojol, penyapu jalan, bahkan orang yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Semua boleh makan di sini. Tidak ada syarat, tidak ada batasan,” tuturnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara kegiatan sosial dan kesehatan masyarakat.
Oleh karena itu, Warung Berkah dibarengi dengan Bakti Kesehatan untuk memeriksa kondisi tubuh warga, termasuk pengecekan tekanan darah dan konsultasi medis sederhana.
Warung Berkah Polres Berau juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat.-(Disway Kaltim/ Azwini)-
BACA JUGA: BPBD Berau Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Karhutla
BACA JUGA: HUT RI, Rutan Kelas II B Tanjung Redeb Ajukan Remisi untuk 472 WBP
Rencananya, kegiatan ini akan rutin dilaksanakan setiap hari jumat di lokasi yang sama.
Namun saat ini masih diperuntukkan bagi masyarakat sekitar Tanjung Redeb saja.
“Kami berharap kegiatan ini, walaupun sederhana, dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Apalagi semua ini murni sedekah dari anggota, tidak menggunakan anggaran negara,” imbuhnya.
Dalam kegiatan perdana ini, Polres Berau juga turut membagikan beras SPHP sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah di sektor pangan.
BACA JUGA: Fakta Baru Pelaku Pembunuh Istri dan Anaknya di Punan Mahakam, Diduga Sempat Hendak Bunuh Diri
BACA JUGA: Kejari Berau Kembalikan Dana Hasil Korupsi ASN Dinkes Rp 935 Juta