Polemik Seragam Sekolah Berbayar, Andi Faiz Sebut Bisa Ditanggung KIP

Jumat 08-08-2025,13:35 WIB
Reporter : Michael Fredy Yacob
Editor : Baharunsyah

“Semua piala yang kami dapatkan itu ya dari uang yang dikumpulkan itu,” bebernya.

Sementara, untuk seragam, sekolah itu jual Rp 170 ribu per seragam. Hanya saja, itu tidak wajib dibeli.

BACA JUGA:Survei Lahan Rampung, Pembangunan Sekolah Rakyat di Bontang Berlanjut dengan Penyusunan DED

“Kalau ada keluarga atau kenalan kakak kelas yang seragamnya bisa digunakan, bisa pakai itu. Tidak harus beli ke sekolah juga,” ungkapnya.

Sama halnya dengan SMPN 1 Bontang. Mereka mengaku menjual seragam olahraga dan seragam batik.

Ada juga kaos kaki dan dasi yang berlambangkan identitas mereka. Untuk seragam olahraga, mereka jual sebesar Rp 200 ribu.

Kepala SMPN 1 Bontang Riyanto mengungkapkan, seragam itu tidak harus dibeli. Bisa menggunakan seragam keluarga atau kenalan kakak kelas yang sudah lulus.

“Tapi biasanya banyak anak yang gengsi pakai seragam orang lain,” ungkapnya.

BACA JUGA:Kena Getahnya, Pemuda Asal Bontang Ditangkap karena Promosi Judi Online di Medsos

Karena itu, pihak sekolah SMPN 1 Bontang pun memberikan berbagai keringanan.

Seperti melakukan cicilan pembelian. Mereka juga melihat kondisi perekonomian keluarga murid.

Jika tidak mampu, maka sekolah tersebut akan memberikan subsidi alias membebaskan dari biaya seragam tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan, kunjungan lapangan itu untuk merespon keluhan yang mereka dengar dari masyarakat.

BACA JUGA:6,8 Hektare Disiapkan untuk SR Bontang, Hari ini Tim Kemensos Tinjau Lokasi

Serta memastikan program Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan wakilnya Andi Haris berjalan.

Menurutnya, permasalahan itu memang selalu terjadi setiap kali tahun ajaran baru.

Kategori :