“Kita bisa replikasi sistem yang sudah ada, seperti prinsip DAMRI dulu, tapi dengan teknologi baru. Kalau kita bangun sendiri, bus bisa kita beli langsung, sistem bisa kita kendalikan. Lebih murah dan berkelanjutan,” katanya.
Andi juga mengingatkan pentingnya menyesuaikan skema transportasi massal dengan kondisi geografis dan struktur jalan Samarinda.
“Kapasitas jalan kita terbatas. Tidak semua sistem transportasi yang efektif di kota besar bisa langsung diterapkan di sini. Semua harus dihitung matang,” tegasnya.