BACA JUGA:DLH Kutim Tanam 200 Pohon di TPA, Dukung Green Belt dan Peringati Hari Linkungan Hidup
BACA JUGA:Kutim Kirim 100 Peserta ke PEDA KTNA XI di Kutai Barat
Lebih lanjut, Dewi menjelaskan bahwa jika masyarakat rutin memilah sampah, potensi daur ulang sangat besar. Sampah organik kini bahkan menjadi rebutan pelaku usaha peternakan dan budidaya maggot.
“Limbah makanan saja jadi rebutan. Maggot center kita kekurangan pakan. Bank sampah juga siap menjemput dan membeli plastik yang bernilai ekonomis,” tutupnya.(Sakiya Yusri)