Salah satu apoteker menunjukkan masker N95 yang laris di pasaran. (Arman/Disway Kaltim) Samarinda, DiswayKaltim.com - Masker N95 habis terjual di sejumlah apotek di Samarinda. Pasca ramainya wabah virus corona yang diduga sudah masuk ke Kaltim. "Pembelinya dua minggu terakhir meningkat, padahal sebelumnya stok kami di sini biasa hanya lima lembar karena jarang ada yang beli, tapi setelah dua minggu ini kami ambil lagi pada distributor untuk penambahan stok," jelas Admin Apotek Farmacare Brigitt Aprilia,di Jalan Gunung Merbabu Samarinda, Kamis (06/02/2020). Brigitt pun mengatakan konsumen yang datang membeli Masker N95 kebanyakan dari kalangan pekerja kantoran. Sebagian lagi konsumen yang ingin bepergian (melakukan pemberangkatan) keluar Kota maupun keluar negeri. "Dari orang kantor banyak yang nyari, ada juga yang katanya karena mau berangkat, entah keluar kota atau keluar negeri," tambahnya. Namun begitu, Brigitt mengaku tidak hanya pada penjualan yang meningkat, tetapi harga masker tersebut juga naik. Sebelum adanya isu virus corona harga satu dus dengan isi 20 lembar dari distributor sekitar Rp 240.000. Perlembar dia menjual jual Rp 12.000 saja. Tapi dua minggu terakhir harga jual perlembar terpaksa dinaikkan menjadi Rp 30.000. “Karena dari distributor 1 dusnya naik menjadi Rp 600.000," bebernya. Senada, Apoteker Kimia Farma Jalan KH Agus Salim Maria mengatakan hal serupa. Bahkan sempat kehabisan stok. Dari data penjualan yang disampaikan Maria, harga per lembar sebelum terjadinya kenaikan yakni Rp 14.553. "Itu sesuai harga komputer kami ya. Kami belum tau harga kalau setelah naik, belum sempat kami dapat dari distributor, sudah kehabisan disana," tandasnya. Lebih jauh, Maria pun mengatakan penjualan yang meningkat tidak hanya untuk masker N95, tetapi Masker biasa (Masker Medis) juga bertambah pembeli (konsumen). "Masker biasa juga meningkat pembelinya kok, kalau dari data penjualan kami, beberapa minggu belakangan pembelinya tidak cuma perlembar, ada yang beli langsung satu dus," pungkasnya. Masker N95 memiliki kualitas bahan yang tebal. juga dapat digunakan beberapa kali tanpa perlu mengganti pemakaiannya. (ar/boy).
Corona Effect, Penjualan Masker Laris Manis di Pasaran
Kamis 06-02-2020,17:36 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,18:30 WIB
Tujuh Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi, Pemkab Kutim Kawal Kesiapan Pengelolaan
Jumat 06-11-2026,17:37 WIB
PWI Berau Tembus Posisi Runner-Up Porwada Kaltim IV 2026
Jumat 06-11-2026,17:00 WIB
Pemkot Samarinda Dorong Industri Pelayaran Jadi Penggerak Ekonomi Sungai Mahakam
Sabtu 07-11-2026,05:59 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 7 November 2026, Cek di Sini!
Jumat 06-11-2026,14:06 WIB
Pemkot Samarinda Hitung Ulang Kemampuan Fiskal Sebelum Garap Proyek PJU
Terkini
Sabtu 07-11-2026,12:50 WIB
Hanya 2 Kandidat Lolos Administrasi, Seleksi Direktur Perumdam Tirta Kandilo Paser Diperpanjang
Sabtu 07-11-2026,12:00 WIB
Hacker Bobol Sistem Bank Prancis, Gasak Dana hingga Rp14,18 Triliun
Sabtu 07-11-2026,11:00 WIB
Waktu Tinggal 1,5 Bulan, Wagub Kaltara Desak Kontraktor Tuntaskan Proyek Pemprov
Sabtu 07-11-2026,10:30 WIB
Masih Dibekap Cedera, Jorge Martin Tampil Kompetitif di Latihan MotoGP Qatar
Sabtu 07-11-2026,10:00 WIB