Momen Idulfitri, Beras Basah Tidak Terlalu Ramai, Pengunjung Keluhkan Mahalnya Kocek ke Sana
Pengunjung Beras Basah di Bontang tahun ini disebut menurun dibandingkan tahun lalu. -Michael/Disway Kaltim-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Hari kedua Idulfitri 1447 H, destinasi wisata di Kota Taman dipenuhi pengunjung. Yaitu objek wisata pulau Beras Basah.
Tenda-tenda yang terpasang di pulau tersebut dipenuhi wisatawan.
Bahkan, yang datang berlibur tidak hanya warga Bontang semata. Tetapi, ada beberapa masyarakat dari daerah lain. Seperti Sangatta dan Balikpapan.
Misalnya saja Desri Andriningsih. Dia datang ke pulau Beras Basah bersama mertua dan suaminya. Dirinya sendiri merupakan warga Sangatta, Kutai Timur. Semenjak libur Idulfitri 1447 H, dia memutuskan untuk berlibur di Kota Taman.
“Mumpung ini libur panjang kan. Saya juga jarang kunjungi mertua saya di Bontang. Nah, bertepatan libur panjang ini, saya mengajak keluarga di Bontang untuk berlibur ke Beras Basah,” katanya, Minggu, 22 Maret 2026.
Dia tidak menyangka wisatawan yang datang ke pulau tersebut sangat banyak.
BACA JUGA:3 Sopir di Bontang Terkonfirmasi Positif Narkoba, Masyarakat Pengguna Jasa Travel Mulai Resah
Ditambah, saat ini sudah banyak penyedia jasa wisata yang bisa mengantar wisatawan sampai ke obyek wisata tersebut.
Bahkan, ada juga yang bisa mengantar ke beberapa destinasi wisata lainnya. Hal tersebut tentu mempermudah wisatawan yang berkunjung ke sana. Bahkan jasa wisata tersebut bisa dipesan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.
“Pada akhirnya mempermudah kami untuk bisa berangkat ke Beras Basah. Kalau dulu, kita harus datang ke pelabuhan lagi untuk mencari kapal penyeberangan. Kalau sekarang, tidak perlu. Karena, jasa wisata ini yang akan memfasilitasi semua,” ucapnya.
Bahkan, sesampainya di obyek wisata itu, ia melihat banyak perubahan yang terjadi. Ada yang lebih baik. Tapi, ada juga buruknya.
BACA JUGA:12 Rumah di Jalan Veteran Dilahap Api, Penyebab Masih Misteri
Beberapa fasilitas sudah dibenahi. Seperti jembatan dari dermaga ke pelabuhan. Juga beberapa fasilitas pendukung lainnya.
Namun, kurangnya adalah, beberapa gazebo yang disiapkan pemerintah kota (Pemkot) Bontang malah digunakan pedagang untuk memasak. Ada juga yang digunakan untuk meletakkan barang dagangan mereka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
