TANJUNG SELOR, DISWAY - Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) satu harga disalurkan di 16 titik sesuai usulan Pemerintah Provinsi Kaltara. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi dipasritas harga, khususnya harga BBM di kawasan pedalaman, perbatasan dan daerah terpencil. Ada APMS (agen premium, minyak dan solar) dengan pasokan BBM mendapatkan subsidi pemerintah. Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengungkapkan, program BBM satu harga bertujuan untuk menjamin keberlanjutan ketersediaan energi di seluruh wilayah tanah air. Terutama di wilayah-wilayah pedalaman, perbatasan dan daerah terpencil. “Sesuai laporan, tahun ini Kaltara mendapatkan jatah penyaluran BBM 1 harga di 16 titik. Penyaluran ini akan berlangsung hingga 2024,” kata Irianto. Menurutnya, penambahan titik penyaluran BBM satu harga di Kaltara, dari delapan menjadi 16, sesuai informasi dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). “Dari 16 titik yang ditetapkan, Kabupaten Malinau yang terbanyak yakni 10 titik lokasi. Kemudian di Bulungan terdapat 5 titik dan Kabupaten Nunukan 1 titik. Selama ini yang sudah berjalan 8 titik. Sehingga tahun ini bertambah 8 titik lagi,” urai gubernur seperti dirilis Humas Pemprov Kaltara. Kemudian untuk penyalurnya, pada tahun ini akan dibangun 4 titik baru, yakni di Kecamatan Sekatak (Bulungan), serta Kayan Hulu, Kayan Hilir dan Sebuku (Nunukan). Penyaluran BBM 1 harga yang baru ini rencananya akan dibangun badan usaha yang telah ditugaskan BPH Migas pada lokasi yang ditetapkan. Hal ini merujuk pada Surat Keputusan (SK) Dirjen Migas tentang Lokasi Tertentu Pendistribusian JBT (jenis bahan bakar tertentu) dan JBKP (jenis bahan bakar minyak penugasan) 2020-2024. Sesuai amanat Pasal 46 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, BPH Migas memiliki fungsi utama, yaitu melakukan pengaturan agar ketersediaan dan distribusi BBM dan gas bumi yang ditetapkan pemerintah dapat terjamin diseluruh wilayah NKRI dan meningkatkan pemanfaatan gas bumi dalam negeri. “Diharapkan BPH Migas terus mengawal program BBM 1 harga hingga tuntas sampai 2024. Lewat program ini juga diharapkan masyarakat di wilayah pedalaman, khususnya yang berada di daerah 3T tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi,” pungkas Irianto. (*)
BBM Satu Harga Disalurkan
Senin 03-02-2020,15:23 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,18:30 WIB
Akses Tol IKN Disetujui dengan Syarat, Kontingen Porprov Kaltim Bisa Melintas 5–28 November
Selasa 03-11-2026,21:11 WIB
3 Orang Jadi Tersangka Kasus Batu Bara Varia Niaga, Wali Kota Samarinda Andi Harun Tunggu Proses Hukum
Rabu 04-11-2026,06:01 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 4 November 2026, Cek di Sini!
Selasa 03-11-2026,20:45 WIB
Listyo Sigit Jadi Tersangka Bersama 2 Jenderal, Diduga Melakukan Penyadapan Terhadap Presiden
Selasa 03-11-2026,20:23 WIB
Pemeriksaan Pintu Masuk Mako Brimob Depok Makin Diperketat Usai Isu Penangkapan Jenderal LSP
Terkini
Rabu 04-11-2026,18:00 WIB
Utang Pemkab PPU Lunas Tahun Ini, Sisa Rp63 Miliar Dibayar Desember 2026
Rabu 04-11-2026,17:14 WIB
Sistem Pengamanan Stadion Kudungga Raih Nilai 78,85 Persen, Layak untuk Tanding Liga 3
Rabu 04-11-2026,16:37 WIB
DPMK Mahulu Minta Semua Kampung Percepat Pengajuan Anggaran
Rabu 04-11-2026,16:13 WIB
Tagih Janji Pakta Integritas, GERAM Kembali Geruduk Kantor Gubernur Kaltim
Rabu 04-11-2026,15:47 WIB