Pimpinan Wilayah Bulog Kaltimtara, Suharto Djabar. (Ferry Cahyanti/Disway Kaltim) Balikpapan, DiswayKaltim.com - Perum Bulog Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menargetkan dapat menyerap lebih dari 5 ribu ton gabah dan beras petani pada tahun ini. Angka ini sebenarnya tak berubah dari target penyerapan tahun lalu. Dari data yang dikeluarkan Bulog Kaltimtara, realisasi penyerapan beras petani mencapai 98 persen. Kemampuan penyerapan produksi petani lokal naik dari tahun ke tahun. Pada 2018 misalnya, perusahaan umum itu membukukan pencapaian penyerapan 95 persen. "Tahun 2019 pencapaiannya 98 persen dari target 5 ribu ton pengadaan. Alhamdulillah pencapaian hampir 100 persen," ungkap Pimpinan Wilayah Bulog Kaltimtara, Suharto Djabar saat dijumpai Rabu (22/1). Suharto optimistis target serapan gabah tahun ini akan tercapai. Sayangnya, Suharto enggan menyebutkan strategi nya supaya angka pencapaian tahun ini lebih baik. "Pada tahun ini Bulog akan menyerap hasil panen dengan maksimal. Apalagi tahun ini, pemerintah daerah berencana menambah areal tanam sehingga jumlah produksi akan mengalami kenaikan." "Minimal sama tahun 2019 sebesar 5 ribu ton. Harapannya bisa lebih, apabila ada penambahan areal tanam sehingga produksi bertambah. Informasinya ada tambahan areal tanam di Penajam Paser Utara dari program pemerintah," ulas Suharto Djabar. Penyerapan beras petani didominasi di daerah PPU sebesar 50 persen. Kemudian Kabupaten Bulungan, Kutai Kartanegara, Tanah Grogot dan Samarinda. "Penyerapan hasil produksi petani salah satu tugas Bulog. Itu dilakukan agar petani tidak merugi. Bulog belinya Rp 8.030 perkilogram," imbuhnya. Suharto mengatakan salah satu penyebab belum tercapainya penyerapan karena proses tanam di Kaltimtara masih mengandalkan tadah hujan. "Sehingga panen dalam setahun paling banter hanya dua kali. Sedangkan jika pakai irigasi pasti bisa tiga kali panen," tukasnya. Dia menambahkan, masa panen akan tiba Februari mendatang yang akan menambah stok beras. Saat ini persediaan beras yang dimiliki Bulog mencapai 13-15 ribu ton. "Jumlah itu bisa mencukupi 8 bulan ke depan. Sehingga masyarakat tak perlu khawatir, karena persediaan juga datang terus," pungkasnya. (fey/eny)
Serap 5 Ribu Ton Beras Petani Lokal
Kamis 23-01-2020,16:06 WIB
Reporter : Benny
Editor : Benny
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-07-2026,11:32 WIB
Harga Emas Antam Hari ini 6 Juli 2026 Stagnan, Cek Juga Harga Emas UBS dan Galeri24 di Sini!
Senin 06-07-2026,06:43 WIB
Shopee Permudah Belanja Kebutuhan Harian dengan Belanja Instant 1 Jam Tiba
Senin 06-07-2026,07:25 WIB
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih 2 Digit Ditransfer ke Rekening Beredar di Media Sosial
Senin 06-07-2026,08:05 WIB
Neymar Resmi Pensiun dari Timnas Brasil Usai Kalah 0-1 dari Norwegia di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Senin 06-07-2026,14:30 WIB
Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan, Cititrans Resmikan Pool Baru di Pusat Kota Samarinda
Terkini
Selasa 07-07-2026,06:30 WIB
Pria Asal Sinjai Dibekuk Polisi usai Gasak Motor di Balikpapan saat Pemiliknya Tertidur
Selasa 07-07-2026,05:54 WIB
Piala Dunia 2026: Spanyol Singkirkan Portugal 1-0, Gol Tunggal Merino Akhiri Perjalanan Cristiano Ronaldo
Selasa 07-07-2026,05:05 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 7 Juli 2026, Cek di Sini!
Senin 06-07-2026,23:08 WIB
Kejati Kaltim Geledah Kantor Disdikbud Kukar, Selidiki Dugaan Penyimpangan Honorarium Guru dan ASN
Senin 06-07-2026,22:27 WIB