Aksi sejumlah mahasiswa, guna meminta kejelasan penanganan dugaan pencemaran di Sungai Segah, pada Senin (13/1) kemarin. (ZUHRIE) TANJUNG REDEB, DISWAY - Sudah lebih dari dua bulan, namun dugaan pencemaran Sungai Segah, diklaim Forum Pemuda Peduli Pendidikan Berau, masih belum jelas. Untuk itu, forum tersebut menggelar aksi damai, Senin (13/1). Aksi digelar di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, dan menutut penuntasan persoalan dugaan pencemaran Sungai Segah, yang telah terjadi sejak November 2019 sampai Januari 2020. Dalam orasi yang disampaikan perwakilan mahasiswa, meminta DLHK melakukan penelitian terkait dugaan pencemaran Sungai Segah menggunakan meteorologi yang objektif, dan komprehensif dengan melakukan uji sampel kepada seluruh perusahaan yang ada di sepanjang bibir Sungai Segah. Baik perkebunan kelapa sawit ataupun pertambangan. “Kami datang ke sini meminta DLHK dalam melakukan kajian dugaan pencemaran Sungai Segah, tidak lepas dari korelasi antara tahun 2015 dan 2020,” teriak Edward, salah satu peserta aksi. Selain itu, para pemuda ini meminta ketegasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, melalui DLHK dalam memberikan solusi yang jelas agar peristiwa dugaan pencemaran Sungai Segah tidak kembali terulang. Sebab jika peristiwa ini kembali terulang sudah tentu akan menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap DLHK. “Pemerintah harusnya tegas, dalam mengambil sikap, jangan membuka informasi yang simpang siur, dan justru akan membingungkan masyarakat,” teriaknya lagi. Menyikapi tuntutan para mahasiswa itu, Kepala DLHK Sujadi yang menemui para pengunjuk rasa mengaku telah menyampaikan solusi, yakni melakukan review analisi mengenai dampak lingkungan (amdal), serta penataan perekebunan. Selain itu, terkait hasil uji sampel yang dilakukan, pihaknya juga telah melakukan pengambilan sampel di sejumlah titik lain, selain area perusahaan PT KLK Grup. Dan seperti yang telah diumumkan beberapa waktu lalu, hasilnya memang apa yang menjadi penyebab selama ini bersumber dari perusahaan KLK Grup. “Kami sudah bekerja semaksimal mungkin, hasil uji sampel yang 2019 lalu itu sudah keluar bisa dilihat kandungan yang terdapat apa aja. Kemudian diselaraskan dengan apa yang ditemukan di area perkebunan,” tegasnya. “Untuk pemeriksaan uji sampel ke perusahaan lain kami juga lakukan tetapi belum menyeluruh karena keterbatasan SDM,” tambahnya. Bahkan, kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait peristiwa dugaan pencemaran Sungai Segah, dengan tim ahli tanah dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dipanggil oleh kepolisian tengah melakukan uji laboratorium kandungan tanah. Rencananya selain ahli tanah, kepolisian juga akan memanggil ahli air untuk kembali melakukan uji laboratorium, dan diselaraskan dengan hasil dari DLHK. “Untuk yang dari kepolisian hasilnya baru akan keluar paling cepat 3 minggu. Jadi harap bersabar. Kami juga tengah berpikir terkait solusi jangka panjang,” tutupnya. (*/zuh/app)
Tuntut Cek Semua Perusahaan
Selasa 14-01-2020,12:15 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:30 WIB
Produksi Batu Bara Kaltim Naik Jadi 308,67 Juta Ton, Tertinggi dalam 5 Tahun
Selasa 28-07-2026,06:04 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 28 Juli 2026, Cek di Sini!
Senin 27-07-2026,21:01 WIB
Jembatan Mahulu Butuh Perawatan Rutin, DPRD Minta Pemprov Ubah Pola Penanganan
Senin 27-07-2026,22:05 WIB
Tiga Dekade Kudatuli, Budiono: Demokrasi Tak Boleh Kembali Dibatasi
Senin 27-07-2026,20:00 WIB
Lantik 47 Pejabat Admistrator, Bupati Kukar Pastikan Jabatan Kosong Segera Terisi
Terkini
Selasa 28-07-2026,18:30 WIB
Fraksi PDIP Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027, DPRD Kukar Pastikan Pembahasan Tetap Berlanjut
Selasa 28-07-2026,18:00 WIB
Keuntungan Veda Ega dan Mario Aji di MotoGP Mandalika 2026, Track Knowledge Jadi Senjata Utama
Selasa 28-07-2026,17:39 WIB
Pasokan BBM Bersubsidi di Kutim Dibatasi, Antrean SPBU Memanjang
Selasa 28-07-2026,17:05 WIB
Bayar Tiket Ferry Penajam Transfer ke Rekening Pribadi Gerai, ASDP Tegaskan Masih DIperbolehkan
Selasa 28-07-2026,16:40 WIB