MENJADI diplomat tentunya merupakan cita-cita yang mulia. Diplomat sendiri adalah orang yang ditunjuk oleh negara untuk melakukan diplomasi dengan negara lain atau organisasi internasional. Mereka yang menjadi diplomat memiliki tugas besar sebagai perwakilan negara dan bertugas menjaga citra baik bangsa. Seperti halnya Fathiyah, gadis cantik kelahiran Berau, 6 Juli 1999 ini bercita-cita menjadi seorang diplomat. Ia mengatakan, bahwa dirinya tertarik pada dunia internasional sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Untuk mewujudkan impiannya, setelah lulus SMA, Fathiyah melanjutkan pendidikan di Universitas Bosowa Makassar mengambil jurusan Hubungan Internasional (HI). “Ini memang keinginan saya sejak SMA. Begitu lulus, langsung kuliah mengambil jurusan HI,” ungkapnya. Menurutnya, dengan mengambil jurusan HI bisa memperlancar impiannya menjadi diplomat. Karena saat mengikuti perkuliahan, diajarkan bagaimana perkembangan ekonomi dunia, politik, budaya, sosial, geografis dan berbagai macamnya yang terkait dunia internasional. “Saat perkuliahan, kami juga diajarkan bagaimana membangun relasi di dunia internasional dan berdiplomasi mewakili negara. Makanya sering ikut simulasi diplomasi sidang PBB yaitu MUN,”celetuk wanita berhijab ini. Namun, dari banyaknya mata kuliah yang diberikan, Fathiyah lebih tertarik dengan materi Humanitarian Action yang didapatnya di semester lima. Hal itu bukan tanpa alasan, karena dirinya menyukai hal yang berhubungan dengan aksi sosial dan kegiatan sebagai seorang relawan. “Saya selalu tertarik dengan hal-hal kerelawanan. Semenjak saya mempelajari tentang humanitarian di bangku kuliah,”sebutnya. Semenjak duduk di bangku perkuliahan, Ia mendapatkan banyak pelajaran yang diterapkan pada kehidupannya saat ini. Dan, paling menjadi perhatian adalah bagaimana kemudian dirinya diajarkan untuk bagaimana memanusiakan manusia. Pada momen tertentu, dirinya membahas tentang perang dan krisis kemanusiaan di berbagai belahan dunia yang terjadi saat ini. Seperti negara berkonflik di Timur Tengah, Palestina, Suriah, Somalia, Yaman, dan Rohingya Vietnam. “Itu alasan kenapa saya ingin menjadi diplomat. Karena ingin membela kemanusiaan, dan hak dari korban krisis kemanusiaan kelak di PBB,”tegasnya. Menurutnya, setiap diplomat harus tegas dalam mengambil keputusan. Selain itu, juga bisa menempatkan diri, dan mengenal pasti apa yang sedang dihadapi.“Intinya tahu menempatkan diri, dan sadar atas kemampuan,”pungkasnya. (*/fst/app)
Tertarik Jadi Diplomat
Selasa 31-12-2019,09:42 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 19 Maret 2026, Waspada Hujan Petir!
Rabu 18-03-2026,22:56 WIB
Curi Buah Sawit Milik Perusahaan, 2 Pria di Samboja Kukar Ditangkap Polisi
Kamis 19-03-2026,08:00 WIB
Kasatlantas Polres Bontang Izinkan Konvoi Takbiran, Asal Tertib dan Pakai Helm
Kamis 19-03-2026,09:04 WIB
Daya Beli Konsumen Turun, Pengusaha Kuliner di Balikpapan Keluhkan Penurunan Omzet
Kamis 19-03-2026,07:00 WIB
Pemkab PPU Larang Keras ASN Mudik Pakai Mobil Dinas
Terkini
Kamis 19-03-2026,22:24 WIB
Lengkap! Lokasi Shalat Ied di Samarinda 2026, Ada 14 Titik Disiapkan Muhammadiyah
Kamis 19-03-2026,22:00 WIB
Ketua DPRD PPU Desak Percepatan Pengisian Kekosongan 4 Kepala OPD
Kamis 19-03-2026,21:00 WIB
Hasil Sidang Isbat, Idul Fitri Jatuh pada 21 Maret 2026, Begini Pertimbangan Pemerintah
Kamis 19-03-2026,20:02 WIB
Bos Como 1907 Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Begini Kiprahnya di Dunia Olahraga Nasional
Kamis 19-03-2026,19:30 WIB