Sekkot Balikpapan Sayyid MN Fadli. (dok) Balikpapan, Diswaykaltim - Badan Narkotika Nasional (BNN) Balikpapan belum lama ini merilis delapan aparatur sipil negara (ASN) terjangkit narkoba. Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyayangkan kejadian ini. Meski demikian ia menunggu laporan resmi dari BNN. Sebab hal ini akan berkaitan dengan sanksi untuk ASN tersebut. Menyesuaikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. "Kalau dia pengedar tentu berat. Tapi kalau dia pemakai, ada rehabilitasi dan sebagainya. Makanya kami lihat sanksinya, apakah hanya peringatan atau pemberhentian," ujarnya, Rabu (25/12). Lanjut Rizal Effendi, peredaran narkotika rentan terjadi di kalangan pemerintahan. Khususnya di instansi yang banyak bekerja di lapangan. Seperti satpol PP, BPBD, dishub dan dinas pasar. Hal ini menjadi catatan pemkot untuk meningkatkan pengawasan pegawai. Terutama dalam hal pencegahan narkotika. "Kami perketat. Intensifkan sidak dan tes narkoba. Sudah saya katakan, yang berpeluang itu ada di BPBD, satpol PP, dishub, atau dinas pasar. Karena mereka ada tugas malam yang rentan terjebak narkoba," jelasnya. Pemeriksaan ASN akan sering dilakukan mendadak. Ini untuk mengantisipasi pegawai yang menghindar dari pemeriksaan. "Nanti diagendakan di OPD tadi, dan lebih intensif. Jadi setahun bisa dua sampai tiga kali," tambahnya. Sekretaris Kota Balikpapan Sayid MN Fadli menyoroti adanya dugaan ASN yang menjadi preman di Pasar Pandansari. Tentu semua kriminalitas akan diserahkan kepada yang berwajib. Namun ia menyiapkan sanksi tegas kepada pegawai yang melanggar aturan. "Tentu akan disanksi. Yang bersangkutan bisa diberhentikan kalau terkena ancaman pidana di atas dua tahun. Itu sudah sanksi keras. Ada beberapa yang diberhentikan akibat narkoba," ujar Fadli. Penegasan ini untuk pegawai lain. Supaya tidak terjerumus narkoba ataupun jadi preman. Sebab ia tak segan memberi sanksi tegas berupa pemberhentian. "Ini peringatan buat ASN. Jangan coba-coba melanggar hukum," tutupnya. (bom/hdd)
Wali Kota Curiga OPD Teknis Terlibat Narkoba
Rabu 25-12-2019,19:08 WIB
Reporter : Disway Kaltim Group
Editor : Disway Kaltim Group
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,18:30 WIB
Tujuh Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi, Pemkab Kutim Kawal Kesiapan Pengelolaan
Jumat 06-11-2026,17:37 WIB
PWI Berau Tembus Posisi Runner-Up Porwada Kaltim IV 2026
Sabtu 07-11-2026,05:59 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 7 November 2026, Cek di Sini!
Jumat 06-11-2026,17:00 WIB
Pemkot Samarinda Dorong Industri Pelayaran Jadi Penggerak Ekonomi Sungai Mahakam
Jumat 06-11-2026,14:06 WIB
Pemkot Samarinda Hitung Ulang Kemampuan Fiskal Sebelum Garap Proyek PJU
Terkini
Sabtu 07-11-2026,12:50 WIB
Hanya 2 Kandidat Lolos Administrasi, Seleksi Direktur Perumdam Tirta Kandilo Paser Diperpanjang
Sabtu 07-11-2026,12:00 WIB
Hacker Bobol Sistem Bank Prancis, Gasak Dana hingga Rp14,18 Triliun
Sabtu 07-11-2026,11:00 WIB
Waktu Tinggal 1,5 Bulan, Wagub Kaltara Desak Kontraktor Tuntaskan Proyek Pemprov
Sabtu 07-11-2026,10:30 WIB
Masih Dibekap Cedera, Jorge Martin Tampil Kompetitif di Latihan MotoGP Qatar
Sabtu 07-11-2026,10:00 WIB