Suasana reses Jhony Ng yang berlangsung di Pupuk Kaltim dihadiri ratusan warga sekitar. Balikpapan, DiswayKaltim.com - Kegiatan reses Jhony NG, anggota DPRD Balikpapan dari Fraksi Golkar, berlangsung di halaman parkir Kantor Pupuk Kaltim, Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan Selatan, Sabtu (23/11/2019). Meski sempat diguyur hujan deras, reses Jhony Ng tetap berjalan dengan sukses. Penyerapan aspirasi masyarakat menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Balikpapan. Di antarnya Camat Balikpapan Selatan, Lurah Damai Bahagia, Dinas PU, PDAM Balikpapan, Pertanahan dan Dinas Lingkungn Hidup. Dalam sambutannya Jhony Ng sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada warga yang sudah berkesempatan hadir. Dirinya juga berterima kasih kepada Pupuk Kaltim yang memberikan tempatnya untuk keberlangsungan kegiatan reses. Ia juga mempersilakan kepada warga, apabila ingin menyampaikan keluhannya kepada OPD terkait. Baik itu terkait masalah PDAM, infrastruktur jalan yang berlubang dan perlu diperbaiki, lampu penerangan jalan yang mati. "Semuanya silakan disampaikan," imbaunya. Ia kemudian meminta kepada pemerintah kota (Pemkot) agar serius dalam penanganan masalah banjir, terutama di Kelurahan Damai Bahagia. “Dalam reses yang berlangsung ada beberapa keluhan dan masukan yang disampaikan beberapa warga,” ungkapnya. Ia mengatakan, seperti yang disampaikan salah satu warga RT 25, yang mengeluhkan banyaknya sampah yang tersangkut di dalam selokan. Sehingga menyebabkan buntu akibat adanya kabel optik, sehingga sampah di dalam tersangkut dan sangat membahayakan. Selain itu, warga juga menyampaikan atas terganggunya kelancaran aktivitas masyarakat yang diakibatkan proyek di depan Mal Balikpapan Superblock (BSB). Menanggapi beberapa keluhan warga, Jhony akan segera melakukan pengecekan terhadap drainase yang di dalamnya terdapat kabel optik. “Kita akan mengecek apakah keberadaan kabel tersebut sudah memiliki izin atau belum, karena sangat membahayakan,” ujarnya. Terkait pengerjaan proyek di depan Mal BSB, Jhony Ng meminta agar pihak kontraktor dapat berkoordinasi terlebih dahulu kepada RT setempat, sebelum melaksanakan proyek. Agar masyarakat yang berada di lingkungan sekitar proyek tidak terganggu saat melintas.(*/snd/adv)
Warga Keluhkan Selokan Buntu di Reses Jhony Ng
Minggu 24-11-2019,21:17 WIB
Reporter : Benny
Editor : Benny
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 21-02-2026,14:16 WIB
Perusahaan Sepakat Perbaiki Jalan Bentian Besar Kutai Barat
Sabtu 21-02-2026,15:01 WIB
Pemkab Paser Mulai Terapkan Manajemen Talenta untuk Mengisi 3 Jabatan Eselon II
Sabtu 21-02-2026,12:49 WIB
Pantai Tanpa Laut di Jempang, Pesona Unik Pulau Kelapa
Sabtu 21-02-2026,11:59 WIB
Indonesia Tidak Bayar USD1 Miliar untuk Gabung Dewan Perdamaian
Sabtu 21-02-2026,16:56 WIB
Bubur Peca "Obat panjang Umur" Jadi Magnet Warga hingga Luar Kota
Terkini
Minggu 22-02-2026,10:50 WIB
Surat Izin Sudah Terbit, Satpol PP Samarinda Tunda Penyegelan Kafe Pesona
Minggu 22-02-2026,10:04 WIB
Langgar Aturan Jam Operasional Ramadan, Satpol PP Samarinda Bubarkan Pengunjung di Citra Niaga
Minggu 22-02-2026,09:42 WIB
Rekomendasi Buah Terbaik untuk Buka Puasa agar Gula Darah Stabil
Minggu 22-02-2026,07:39 WIB
Selalu Diserbu Warga, Sosis Solo Tetap jadi Menu Favorit di Pasar Ramadan Ruko Bandar Kota Balikpapan
Minggu 22-02-2026,06:53 WIB