Samarinda, nomorsatukaltim.com – Baru sempat merasakan kenaikan, harga batu bara turun lagi. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Christianus Benny menyebut harga tersebut masih fluktuatif. Diketahui, pada perdagangan Kamis (31/3/2022), harga batu bara melemah 0,28 persen atau 251,35 dollar per ton. Padahal pada Rabu (30/3/2022) sempat naik 2,6 persen atau 252,05 dollar per ton. Benny pun menyebut perusahaan batu bara tetap harus meningkatkan produksi, demi menjaga pasokan. “Di sempat sempatkan saja tingkatkan produksi mumpung hari panas,” ucapnya kepada nomorsatukaltim.com - Disway National Network (DNN). Katanya harga batu bara tersebut memiliki kandungan kalori yang beragam. Rata-rata batu bara yang mengikuti kenaikan tersebut memiliki kalori 6.200 hingga 6.900 GAR. Dengan kata lain naiknya harga tersebut dikhususkan untuk yang memiliki kalori tinggi. Adapun batu bara dengan kalori 3.000 hingga 5.000 GAR harganya menyesuaikan. “Kalau yang ambil kalori 3.000-5.000 harga disesuaikan, biasanya di tiap minggu ada perubahan harga,” imbuhnya. Namun, baru-baru ini kementerian ESDM menerbitkan peraturan baru. Di mana harga batu bara industri ditetapkan 90 dollar per ton. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 1 April, khusus pasar dalam negeri. Hal ini ditetapkan dalam Kepmen ESDM Nomor 58.K/HK.02/MEM.B/2022 tentang Harga Jual Batubara untuk Pemenuhan Kebutuhan Bahan Baku/Bahan Bakar Industri di Dalam Negeri. Berkaca pada itu, maka kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) kembali ditekankan. Di mana besaran DMO adalah 25 persen. “DMO itu sudah kewajiban, kan sudah ada aturan yang mengatur 25 persen. Setahu saya kalau DMO kurang dari 25 persen, perusahaan akan kena teguran,” jelas Benny. Bahkan kementerian ESDM sudah mencabut 387 izin usaha pertambangan (IUP) se-nasional yang dinliai melanggar aturan. Dari jumlah tersebut sebanyak 250 adalah IUP mineral dan 137 IUP batu bara. “Sudah dapat kan bocorannya. Ya itu karena tidak menaati aturan tadi,” tutup Benny. (dhi/zul)
Harga Batu Bara Naik Turun, DMO Tetap 25 Persen
Senin 02-05-2022,21:33 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 09-03-2026,08:35 WIB
Surat Pemprov Kaltim ke Perusahaan Tambang Viral di Media Sosial, Dinas ESDM Bantah Minta Bantuan Dana
Senin 09-03-2026,10:30 WIB
Polda Kaltim Optimalkan Lahan Nonproduktif untuk Pertanian, Target 1.600 Hektare pada 2026
Senin 09-03-2026,07:00 WIB
Pemekaran 11 Desa di Kutai Timur Masuk Tahap Final di Kemendagri
Senin 09-03-2026,09:15 WIB
PPM Minerba Kaltim soal Ajakan Berbagi Takjil: Di Desa-Desa Rutin, Baru Pertama Kali di Provinsi
Senin 09-03-2026,12:00 WIB
IHSG Tertekan Gejolak Geopolitik, Berikut Ini Prediksi Analis untuk Pasar Modal Kedepan
Terkini
Selasa 10-03-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 10 Maret 2026, BMKG Terbitkan Peringatan Dini!
Senin 09-03-2026,22:36 WIB
Purbaya Sebut APBN Masih Cukup Kuat Menahan Tekanan Harga Minyak Dunia yang Melonjak
Senin 09-03-2026,22:00 WIB
Pelaku Pencurian di Sebulu Kukar Matikan Listrik sebelum Gondol Motor, Terekam CCTV Bawa Parang
Senin 09-03-2026,21:30 WIB
Dishub Kutai Barat Optimalkan Pengawasan Kapal Penyeberangan di Sungai Mahakam
Senin 09-03-2026,21:00 WIB