Tutuk SH Cahyono. (Dok. Disway Kaltim) Samarinda, DiswayKaltim.com – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono menilai non performing loan (NPL) Kaltim 4,88% pada September 2019 masih aman. Kata Tutuk, pada umumnya nilai tersebut masih relatif aman. Terlebih NPL nasional masih di bawah 3 persen. Namun jika NPL tinggi, ucap Tutuk, maka akan berdampak pada aktivitas perbankan. Bank-bank akan mengerem ekspansi kreditnya. “Ekonomi juga bisa tertekan kalau kredit bank dibatasi. Di sisi lain, bank-bank juga akan berusaha agar NPL-nya relatif tidak terlalu tinggi. Karena di samping tingkat keuntungannya berkurang, akan menggerogoti modal bank,” ungkapnya kepada Disway Kaltim, Jumat (8/11/2019). Demi menghindari NPL tinggi, sebutnya, pengelola bank perlu membangun kehati-hatian dalam memberikan kredit. Di lain sisi, usaha yang dibiayai bank juga harus layak. Ia menyebut, kelayakan usaha penting. Termasuk bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mendapat pembiayaan dari bank. “Itulah pentingnya upaya-upaya pemberdayaan UMKM. Agar layak di mata perbankan. Tidak hanya layak menurut ukuran UMKM atau pembina UMKM. Kalau usaha yang dibiayai layak dan semua mendukung, maka kecil kemungkinan munculnya NPL di bank,” jelasnya. Upaya mengontrol tingginya NPL dapat dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BI. Penilaian secara individual bank diserahkan kepada OJK. Sementara penilaian industri perbankan secara umum menjadi otoritas BI. “BI dan OJK tentu akan mengambil langkah-langkah kebijakan kalau NPL nasional sudah dianggap tinggi,” sebut Tutuk. (qn/eny)
NPL Tinggi Halangi Ekspansi Kredit
Jumat 08-11-2019,19:00 WIB
Reporter : Benny
Editor : Benny
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 07-05-2026,06:01 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 7 Mei 2026, Waspada Hujan Petir!
Kamis 07-05-2026,10:03 WIB
Status Digantung, Pekerja PT Lonsum Kedang Makmur Mengadu
Kamis 07-05-2026,11:30 WIB
Ketua Umum FSPTI-KSPSI Lantik Pengurus DPC FSPTI-KSPSI Khusus TKBM KSS Pelabuhan Balikpapan 2026-2031
Kamis 07-05-2026,09:01 WIB
Usung 20 Cabor, KONI Mahulu Optimis Naik Level di Porprov 2026
Kamis 07-05-2026,13:01 WIB
BBM Naik, Harga Jual Sapi di Samarinda Ikut Melonjak
Terkini
Kamis 07-05-2026,22:50 WIB
Jamaah Diminta Prioritaskan Kesehatan, Dilarang City Tour Jelang Armuzna
Kamis 07-05-2026,22:25 WIB
Terdakwa Kasus Dugaan TPPU Catur Adi Prianto Dituntut 13 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar
Kamis 07-05-2026,22:20 WIB
Rupiah Diguncang Capital Outflow, Menkeu Purbaya Aktifkan Skema Bond Stabilization Fund
Kamis 07-05-2026,22:00 WIB
Porprov Kaltim 2026 di Paser Kekurangan Tenaga Medis
Kamis 07-05-2026,21:30 WIB