Suriansyah (Baju Putih) saat melakukan reses di RT 12 Kelurahan Karang Ambun, Minggu (3/11).(Arjuna Mawardi/DiswayBerau) TANJUNG REDEB, DISWAY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, diharapkan lebih peduli dalam mengatasi kenakalan remaja maupun anak bawah umur di Bumi Batiwakkal. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Berau, Suriansyah. Dia mengatakan, saat melakukan reses atau menjaring aspirasi masyarakat di RT 12 Kelurahan Karang Ambun, kemarin (3/11). Dirinya banyak menerima masukan untuk di perjuangkan melalui legislatif. “Banyak hal yang mereka sampaikan. Dari semua itu, kenakalan remaja dan anak di bawah umur yang perlu menjadi perhatian khusus,” katanya kepada Disway Berau, kemarin. Mirisnya lagi, kata Politisi Partai Hanura itu, pengajuan masyarakat membuat sebuah wadah pemberdayaan anak “dicoret” oleh Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baplitbang). Pengajuan pusat pelatihan dan pendidikan yang bertujuan untuk menekan angka kenakalan generasi muda, dinilai tidak berdampak dan bermanfaat untuk masyarakat. “Saya mengengar kaget. Kenapa kegiatan positif seperti ini, malah dihapus. Harusnya menjadi perhatian khusus dan harus didukung,” ucapnya. Mendengarkan curahan hati masyarakat, kenakalan remaja di Kabupaten Berau kian memprihatinkan. Belakangan ini, katanya, banyak pemandangan yang kurang enak dilihat, baik di jalan maupun tempat yang tersembunyi. “Salah satu kasus yang sering dijumpai, anak isap lem, balap liar dan sebagainya. Kalau dibiarkan, generasi muda kita akan hancur,” tuturnya. Sehingga persoalan ini perlu menjadi perhatian serius Pemkab Berau. Pasalnya, salah satu indikasi atau sumber anak putus sekolah, disebabkan pengaruh pergaulan negatif. “Tidak menyalahkan pemerintah dalam hal ini. Namun, ini perlu menjadi perhatian bersama dan dukungan dari pemerintah tentunya,” jelasnya. Suriansyah juga mengatakan, masalah ini bukanlah bidang dari Komisi II DPRD Berau. Tetapi, dirinya akan berkoordinasi dengan rekannya di Komisi I dan III, terkait pemberdayaan anak serta pendidikan dan pelatihan. Dia juga berharap, anak putus sekolah dapat diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dengan membuat ijazah paket, sesuai jenjang pendidikan terakhir mereka. “Saya sudah meminta ketua RT 12 kembali mengajukan hal itu. Dan itu, akan saya perjuangkan dan menjadi prioritas utama,” tandasnya.(*/jun/app)
Kenakalan Remaja dan Anak Perlu Perhatian
Senin 04-11-2019,16:19 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,18:30 WIB
Tujuh Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi, Pemkab Kutim Kawal Kesiapan Pengelolaan
Jumat 06-11-2026,17:37 WIB
PWI Berau Tembus Posisi Runner-Up Porwada Kaltim IV 2026
Jumat 06-11-2026,17:00 WIB
Pemkot Samarinda Dorong Industri Pelayaran Jadi Penggerak Ekonomi Sungai Mahakam
Sabtu 07-11-2026,05:59 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 7 November 2026, Cek di Sini!
Jumat 06-11-2026,14:06 WIB
Pemkot Samarinda Hitung Ulang Kemampuan Fiskal Sebelum Garap Proyek PJU
Terkini
Sabtu 07-11-2026,12:50 WIB
Hanya 2 Kandidat Lolos Administrasi, Seleksi Direktur Perumdam Tirta Kandilo Paser Diperpanjang
Sabtu 07-11-2026,12:00 WIB
Hacker Bobol Sistem Bank Prancis, Gasak Dana hingga Rp14,18 Triliun
Sabtu 07-11-2026,11:00 WIB
Waktu Tinggal 1,5 Bulan, Wagub Kaltara Desak Kontraktor Tuntaskan Proyek Pemprov
Sabtu 07-11-2026,10:30 WIB
Masih Dibekap Cedera, Jorge Martin Tampil Kompetitif di Latihan MotoGP Qatar
Sabtu 07-11-2026,10:00 WIB