BALIKPAPAN, nomorsatukaltim.com - Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan mencanangkan program peningkatan nilai tambah produk hasil laut. Caranya melalui produksi pengolahan hasil laut menjadi makanan dengan beragam makanan. Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas'ud mencontohkan warga Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepri, yang mampu mengolah dan mengemas hasil laut dalam bentuk makanan siap saji. "Kita bisa mengadopsi kegiatan para pelaku usaha di Bintan, karena memiliki kemiripan dengan Balikpapan. Sama-sama berada di pesisir, dan punya produk perikanan," kata Nurlena Rahmad. Berbagai olahan bisa dibuat dari hasil laut. Makanan itu berupa bakso, kerupuk, pempek, otak-otak dan berbagai macam produk lainnya. Bahkan kerupuk atom ikan tenggiri produksi Kelompok Masyarakat (Pokmas) Bandeng menjadi kegemaran para pencari kuliner dari lokal dan mancanegara. Menurut Nurlena, Kota Balikpapan mampu menghasilkan olahan seperti itu lantaran juga daerah penghasil ikan. Selain olahan ikan, katanya, ternyata di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepri, hasil pertaninan seperti bayam juga bisa diolah menjadi panganan yang bernilai ekonomis. ”Salah satunya stik bayam, ini tentunya juga bisa dibuat oleh ibu-ibu di Balikpapan nantinya,” paparnya. Sementara itu, Ketua Pokmas Bandeng, Ermiyati mengatakan, bertahannya hasil produksi yang dilakukannya bersama 10 keanggotaan Pokmas Bandeng karena memiliki resep dan bisa menjaga kualitas serta rasanya. Sehingga, kerupuk atom yang dijual seharga Rp100 ribu per kilo tersebut, sudah disebarkan ke swalayan-swalayan Tanjungpinang-Bintan, Kiko Bintan, Lagoi, Tanjunguban dan Batam. Tidak hanya mengunggulkan kerupuk atom, tapi juga juga memproduksi kerupuk ikan tenggiri yang dijual seharga Rp 70 ribu per kilo. “Tingginya minat pembeli terhadap produk kerupuk ikan tenggiri dari Pokmas Bandeng ini, jadi kami memproduksi sekitar 20-40 kg kerupuk tiap harinya, bahkan pihak terkait sampai menyajikan hasil produksinya dalam kemasan praktis yang bisa langsung dimakan seharga Rp 20 ribu per bungkus,” ujarnya. (adv/fey)
PKK Balikpapan Programkan Peningkatan Hasil Laut
Selasa 23-11-2021,21:01 WIB
Reporter : Yoyok Setiyono
Editor : Yoyok Setiyono
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 05-03-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 5 Maret 2026, Cek di Sini!
Kamis 05-03-2026,07:00 WIB
Andi Harun Pastikan Fuel Terminal Palaran segera Dibangun: Izin Sudah Keluar
Kamis 05-03-2026,09:32 WIB
Ketua DPRD Kaltim Respons Gugatan Seleksi KPID: Kita Hormati Proses Hukum
Kamis 05-03-2026,10:01 WIB
PJN Targetkan Kemantapan Jalan Nasional di Kaltim Tembus 90,53 Persen di 2026
Kamis 05-03-2026,11:04 WIB
Mudik Lebaran 2026, Simpang Budaya hingga Sungai Mahakam Jadi Titik Rawan di Mahulu
Terkini
Kamis 05-03-2026,22:16 WIB
Tunggu Serah Terima Aset, Kecamatan Akui Belum Bisa Bentuk Pengelola Kota Tua Teluk Bayur
Kamis 05-03-2026,22:00 WIB
DPRD Mahulu Tetap Perjuangkan ADD Tidak Dipangkas Pemerintah Pusat
Kamis 05-03-2026,21:41 WIB
Cegah Tongkang Hantam Pilar Jembatan Mahakam, Pelindo Pasang Alat Ini untuk Jaga-Jaga
Kamis 05-03-2026,21:23 WIB
Pemkab Kubar Rekonstruksi Jalan Strategis Sepanjang 20 KM
Kamis 05-03-2026,20:53 WIB