Tutuk SH Cahyono. (dok) Balikpapan, DiswayKaltim.com — Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat nilai perdagangan Kaltim terus mengecil. Hal itu bertolak belakang dengan neraca perdagangan yang tercatat masih mengalami pertumbuhan. Surplus setelah melewati paruh kedua tahun ini. Tren ini, kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltim, Tutuk Cahyono, mengindikasikan daerah ini hanya memproduksi barang mentah. Sedangkan barang mentah secara alamiah cenderung mengalami fluktuasi harga. "Barang mentah juga menjadi spekulasi global,” katanya. Soal ini terlihat dari angka kumulatif yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Pada periode Januari—Agustus 2019 neraca perdagangan mengalami surplus US$9,15 miliar. Akan tetapi nilai kumulatif pada paruh pertama tahun ini hanya US$6,91 miliar. Lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai US$6,99 miliar. Apalagi jika melihat periode yang sama pada 2017 senilai US$7,02 miliar. Demi mencegah nilai perdagangan terus menyusut, Tutuk terus mendorong pemerintah mengeluarkan kebijakan hilirisasi industri. “Itu mutlak dilakukan agar Kaltim bisa menciptakan harga yang stabil. Selain itu pemerintah juga punya proyeksi perhitungan yang lebih baik dengan menciptakan kondisi bisnis yang nyaman bagi pengusaha,” ujarnya, Jumat (11/10/2019). Kaltim membutuhkan untuk membuka investasi seluas-luasnya dari luar daerah. Sebab, Kaltim belum memiliki teknologi untuk memproses komoditas yang ada. Lazimnya, proses menjadi daerah yang maju mesti diawali dengan penguatan-penguatan teknologi untuk menjadi mata rantai global. “Proses dari negara maju itu selalu penguatan teknologi dan kelembagan regulasi. Kita harus datangkan teknologi hilirisasi itu, permudah investor agar mau ke Kaltim. Investor datang bawa uang, sisanya dipermudah agar hilirisasi berjalan,” imbuhnya.(fey/eny)
BI: Nilai Perdagangan Kaltim Mengecil
Sabtu 12-10-2019,10:04 WIB
Reporter : Benny
Editor : Benny
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-07-2026,22:27 WIB
Manajemen Tokopedia Bantah Boyongan ke Tiongkok, Said Iqbal: TikTok Harus Tanggung Jawab
Selasa 07-07-2026,05:05 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 7 Juli 2026, Cek di Sini!
Senin 06-07-2026,18:02 WIB
ETLE Samarinda Rekam 5.000 Pelanggaran Sehari, Baru 200 Bisa Diverifikasi
Senin 06-07-2026,16:14 WIB
Wawali Balikpapan Tekankan Pentingnya Skrining Kesehatan Peserta Pelatihan Semi Militer Kopdes
Senin 06-07-2026,23:08 WIB
Kejati Kaltim Geledah Kantor Disdikbud Kukar, Selidiki Dugaan Penyimpangan Honorarium Guru dan ASN
Terkini
Selasa 07-07-2026,14:31 WIB
Tugu Penjaga Ingatan
Selasa 07-07-2026,14:10 WIB
PKB Desak Pemkot Balikpapan Evaluasi Proyek yang Berhenti di Tahap DED
Selasa 07-07-2026,13:38 WIB
Kasus Dugaan Jual Beli Anak di Lokalisasi Mencuat di Kukar, Berawal dari Laporan Remaja Perempuan Hilang
Selasa 07-07-2026,13:07 WIB
Tim Kementerian ESDM Cek Langsung Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Menuju Geopark Nasional
Selasa 07-07-2026,12:35 WIB