Beasiswa ASN Kukar Dibuka hingga Jenjang S3, Program Studi harus Linear dengan Tugas di OPD
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono-Rahmat/Nomorsatukaltim-
KUKAR, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menjalankan program beasiswa bagi aparatur sipil negara (ASN) hingga jenjang pendidikan doktoral (S3).
Program yang menjadi bagian dari Dedikasi ASN Sejahtera tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sesuai kebutuhan pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan, program beasiswa tersebut telah dilaksanakan sejak tahun lalu.
Namun, jumlah penerima masih terbatas karena disesuaikan dengan kebutuhan ASN dan kemampuan anggaran daerah.
BACA JUGA: Bupati Kukar Prioritaskan Perluasan Air Bersih, Cakupan Layanan Masih 60 Persen
"Program itu memang sudah kita laksanakan tahun lalu, meskipun jumlah targetnya belum banyak. Kita sesuaikan dengan kebutuhan ASN yang mengikuti serta anggaran yang tersedia. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita maksimalkan," ucap Sunggono, Minggu, 1 November 2026.
Ia menjelaskan, salah satu persyaratan utama penerima beasiswa adalah bidang pendidikan yang ditempuh harus linear dengan tugas dan fungsi organisasi perangkat daerah (OPD) tempat ASN tersebut bekerja.
Dengan demikian, pendidikan yang dijalani diharapkan dapat memberikan manfaat langsung terhadap peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan di lingkungan Pemkab Kukar.
Menurut Sunggono, kebutuhan pengembangan SDM di masing-masing OPD menjadi pertimbangan utama dalam menentukan prioritas penerima beasiswa, baik untuk jenjang magister (S2) maupun doktoral (S3).
BACA JUGA: Atasi Keluhan Byarpet Listrik, Bupati Kukar Upayakan Pembangunan PLTU Mulut Tambang
Salah satu bidang yang cukup banyak mendapatkan perhatian adalah pendidikan spesialis kedokteran. Hal itu disesuaikan dengan kebutuhan tenaga medis di lingkungan pemerintah daerah.
"Prioritas bagi ASN yang ingin menempuh pendidikan S2 atau S3 adalah menyesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah di masing-masing OPD," ujarnya.
Sunggono menyebutkan, perguruan tinggi tujuan penerima beasiswa cukup beragam. Bahkan, terdapat ASN yang mendapatkan pembiayaan pendidikan hingga ke Jepang untuk menempuh program doktoral.
Terkait besaran pembiayaan, ia menjelaskan skema beasiswa diberikan berdasarkan paket pembiayaan yang telah ditetapkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
