Bankaltimtara

Pemkab Paser Target Seluruh Desa Terjangkau Jaringan Listrik PLN

Pemkab Paser Target Seluruh Desa Terjangkau Jaringan Listrik PLN

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Paser, Adi Maulana (tengah) saat menyambangi kantor PLN Tanah Grogot.-istimewa-

PASER, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memperkuat sinergi dengan PT PLN (Persero) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mendorong pemerataan akses energi hingga ke seluruh wilayah perdesaan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Paser, Adi Maulana menegaskan, bahwa koordinasi antara pemerintah daerah dan PLN sangat penting untuk memastikan pelayanan kelistrikan tetap berjalan dengan baik.

Pemerataan akses energi hingga ke pelosok juga menjadi perhatian Pemkab Paser. Adi menyebutkan, pada 2026 masih terdapat 4 desa di Kabupaten Paser yang belum terjangkau jaringan listrik PLN.

Meski demikian, masyarakat di desa-desa tersebut telah memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.

BACA JUGA: Bupati Paser Lantik 90 Pejabat, 2 Instansi Berubah Nomenklatur 

"Kondisi geografis menjadi salah satu tantangan dalam memperluas jaringan listrik ke wilayah yang belum terjangkau," kata Adi Maulana saat mengunjungi Kantor PLN Tanah Grogot, Senin 26 Oktober 2026.

Oleh sebab itu, diperlukan dukungan dan kerja sama berbagai pihak agar pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan lancar.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mendukung pembangunan jaringan listrik, termasuk membantu penyelesaian persoalan lahan serta tanaman yang terdampak dalam proses pemasangan tiang listrik.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi faktor penting agar perluasan jaringan dapat terlaksana dan manfaatnya dirasakan secara merata.

BACA JUGA: Sejumlah Desa di Paser Belum Teraliri Listrik, PLN Sebut Program PLTS Dimulai 2027

“Harapan kita seluruh desa di Kabupaten Paser dapat teraliri listrik. Untuk itu, dukungan masyarakat sangat diperlukan, termasuk dalam proses pembangunan jaringan dan penyelesaian persoalan lahan. Pada akhirnya, semua upaya ini dilakukan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat sendiri,” tambahnya.

Di sisi lain, terkait pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini, Adi menjelaskan, bahwa kondisi tersebut tidak hanya dialami Kabupaten Paser, tetapi juga sejumlah wilayah lain di regional Kalimantan.

Pemadaman bergilir dilakukan akibat pemeliharaan pembangkit listrik serta gangguan pada sejumlah unit pembangkit.

Kondisi tersebut berdampak terhadap kesiapan operasional dan ketersediaan pasokan listrik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait