Karhutla Kalbar Mulai Menurun, 50 Titik Api Masih Dalam Penanganan
Gubernur Kalbar, Ria Norsan saat mendampingi Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto meninjau lokasi karhutla di Kubu Raya.-istimewa-
KUBU RAYA, NOMORSATUKALTIM — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus dilakukan secara terpadu.
Gubernur Kalbar Ria Norsan menyebut perkembangan karhutla mulai menunjukkan penurunan, dengan titik api saat ini berada di angka sekitar 50 titik.
Pernyataan tersebut disampaikan Norsan saat mendampingi Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto meninjau lokasi karhutla di Dusun Sukadamai, Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu, 5 September 2026.
Norsan mengatakan, dari sekitar 38 ribu hektare lahan yang sebelumnya terbakar, saat ini tersisa sekitar 200 hektare lebih.
BACA JUGA: Ria Norsan Minta Warga Hentikan Pembakaran Lahan Saat Kemarau, Air Bersih Juga Disalurkan
“Alhamdulillah, dari 38 ribu hektare yang terbakar kita tinggal sekitar 200 hektare lebih. Titik api juga sudah mulai menurun, sekarang tinggal 50 titik api,” kata Norsan.
Ia berharap hujan segera turun di wilayah Kalimantan Barat. Kondisi tersebut dinilai dapat membantu petugas dalam proses pemadaman dan pendinginan lahan yang masih terbakar.
Selain faktor cuaca, Norsan menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam penanganan karhutla.
Menurutnya, unsur TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, pemerintah daerah hingga pemerintah pusat terus bergerak bersama di lapangan.
BACA JUGA: Ria Norsan Tingkatkan Kontrol Penanganan Karhutla, Pemprov Kalbar Perkuat Koordinasi Lintas Instansi
“Untuk kekompakan, alhamdulillah seluruh stakeholder dari TNI, Polri, Manggala Agni, kemudian badan penanggulangan daerah, juga pusat berkolaborasi semuanya untuk memadamkan api,” ujarnya.
Norsan juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi karhutla di Kalbar. Kehadiran Kepala BNPB secara langsung di lokasi disebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi penanganan karhutla.
“Kami atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat Kalimantan Barat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, baik Bapak Presiden, Menteri Dalam Negeri dan juga Kepala BNPB Pusat yang sudah langsung hadir di lokasi ini melihat langsung situasi dan kondisi karhutla di Kalimantan Barat,” ungkapnya.
Pemerintah bersama seluruh unsur terkait masih melanjutkan penanganan di sejumlah wilayah yang terdapat titik api.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
