Bankaltimtara

5 Hari Potensi Awan Tak Terbentuk, BNPB RI Stop Operasi

5 Hari Potensi Awan Tak Terbentuk, BNPB RI Stop Operasi

Tim BNPB, BPBD dan BMKG Pusat memantau pertumbuhan awan di Berau.-(Disway Kaltim/ Setiawan)-

TANJUNG REDEB, NOMORSATUKALTIM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia membatasi pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kabupaten Berau hanya selama 5 hari. 

Penghentian operasi akan dilakukan, apabila dari hasil evaluasi dinilai tidak lagi efektif, kendati hujan belum turun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Analis Kebencanaan Ahli Madya pada Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB RI, Tono Sumarsono, saat ditemui di Bandar Udara Kalimarau.

Tono menjelaskan, keputusan untuk melanjutkan atau menghentikan modifikasi cuaca didasarkan pada berbagai pertimbangan matang, termasuk aspek efisiensi anggaran dan potensi keberhasilan di lapangan.

BACA JUGA: Penyebaran Awan Tak Menentu Jadi Kendala Utama Operasi Modifikasi Cuaca di Berau

BACA JUGA: Hujan Ringan Guyur Kecamatan Segah Pasca Penyemaian Garam dalam OMC di Berau

"Kalau memang tidak efektif, melihat potensi dan dari sisi efesiensi anggaran tentu kami harus pertimbangkan untuk melanjutkan operasi ini," tegas Tono.

Ia mengungkapkan bahwa permohonan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau sebelumnya tidak mencantumkan tenggat waktu khusus untuk pelaksanaan OMC

Meski demikian, BNPB mengerahkan tim telaah khusus yang bekerja secara objektif dan ilmiah untuk mengukur tingkat keberhasilan di wilayah sasaran.

Menurutnya, durasi waktu yang terbatas menuntut ketepatan kalkulasi agar pembiayaan negara selama operasi berjalan tepat sasaran dan akuntabel.

BACA JUGA: Lakukan Pengecekan Kesiapan Operasi Modifikasi Cuaca, Bupati Berharap Berau Segera Diguyur Hujan

BACA JUGA: Intensitas Hujan Minim, Kemarau di Berau Diprediksi Sampai Tahun Depan

"Kalau memang kurun waktu yang ada tidak memungkinkan, maka akan stop operasi. Tentu, kita harus memikirkan juga pembiayaan selama operasi," tambahnya.

Tono menambahkan, jika potensi pertumbuhan awan baru terlihat pada hari kelima pelaksanaan, timnya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan melaporkan hasilnya kepada pimpinan BNPB Pusat di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: