John Herdman Panik Jelang FIFA ASEAN Cup? Para Diaspora Banyak Dipanggil
John Herdman memanggil para diaspora untuk masuk susunan tim sementara-PSSI-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Jelang FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026, menjadi perhatian publik kembali tertuju pada Timnas Indonesia.
Pengamat dan komentator sepak bola Ronny Pangemanan yang akrab di sapa Bung Ropan menyebut, pelatih John Herdman harus melakukan evaluasi besar setelah kegagalan pada turnamen sebelumnya, yakni Piala AFF 2026.
Pemanggilan banyak pemain diaspora dan naturalisasi menjadi salah satu langkah yang menarik perhatian.
Sejumlah nama yang selama ini menjadi bagian penting Timnas Indonesia kembali masuk dalam persiapan, sementara beberapa pemain lokal juga mendapatkan kesempatan.
“Dengan materi pemain yang dinilai jauh lebih kuat, target Timnas Indonesia pun semakin tinggi,” kata Bung Ropan di Sportify Indonesia, Rabu, 19 Agustus 2026.
Bahkan, status sebagai tuan rumah membuat publik berharap skuad Garuda mampu bersaing untuk menjadi juara.
John Herdman Belajar dari Kegagalan Sebelumnya
Kegagalan Timnas Indonesia pada turnamen sebelumnya menjadi bahan evaluasi penting bagi John Herdman.
Skuad Garuda gagal melaju ke semifinal meskipun memiliki sejumlah pemain berkualitas.
Kondisi tersebut membuat Herdman harus mencari formula baru agar hasil serupa tidak kembali terjadi di FIFA ASEAN Cup 2026.
BACA JUGA:Dominasi Ducati Memudar di MotoGP 2026, Pirro Sebut Musim Ini Sulit Diselamatkan
Salah satu perubahan yang terlihat adalah komposisi pemain.
Sejumlah pemain utama yang biasanya memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA Matchday kembali tersedia.
“Kehadiran Justin Hubner, Kevin Diks, Jay Idzes, Ole Romeny, Maarten Paes, dan sejumlah pemain lainnya membuat kedalaman skuad Indonesia menjadi jauh lebih baik,” ujarnya.
Karena itu, ekspektasi terhadap Timnas Indonesia otomatis meningkat.
Banyak Pemain Diaspora Kembali Dipanggil
Salah satu alasan optimisme publik adalah kembalinya sejumlah pemain diaspora yang sebelumnya absen.
Komposisi skuad kali ini memungkinkan John Herdman memiliki lebih banyak pilihan di hampir setiap posisi.
Persaingan untuk masuk starting XI pun diprediksi semakin ketat.
Di lini belakang, nama seperti Justin Hubner, Jay Idzes, dan Elkan Baggott dapat menjadi pilihan utama.
Sementara Kevin Diks juga memberikan fleksibilitas karena mampu bermain sebagai bek maupun pemain sayap.
Di lini tengah, Indonesia memiliki pemain seperti Thom Haye dan Joey Pelupessy yang bisa menjadi fondasi permainan.
BACA JUGA:Borneo FC Pinjam Bek Pengalaman Reva Adi dari PSIM Yogyakarta
Sementara di lini depan, kehadiran Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, serta pemain lain membuat variasi serangan Timnas Indonesia semakin beragam.
Bung Ropan menambahkan, pemanggilan Ricky Kambuaya juga menjadi salah satu keputusan yang mendapat perhatian.
Salah satu kejutan dari daftar pemain sementara adalah tidak munculnya Rizky Ridho.
Bek yang selama ini menjadi bagian penting Timnas Indonesia tersebut memiliki pengalaman panjang di level internasional.
Ia juga sempat dipercaya sebagai kapten ketika beberapa pemain senior tidak tersedia.
Meski demikian, daftar pemain yang beredar disebut belum tentu menjadi daftar final.
Artinya, masih ada kemungkinan terjadi perubahan sebelum skuad resmi ditentukan.
Jika Rizky Ridho kembali dipanggil, persaingan di lini belakang akan semakin menarik.
Ia bisa menjadi alternatif penting bersama Justin Hubner, Jay Idzes, dan Elkan Baggott.
Justin Hubner, Jay Idzes, dan Elkan Baggott Bisa Jadi Trio Bek
Jika John Herdman memilih menggunakan tiga bek, kata Bung Ropan, komposisi Justin Hubner, Jay Idzes, dan Elkan Baggott menjadi salah satu opsi yang menarik.
Ketiganya memiliki keunggulan dalam duel udara dan pengalaman bermain di level kompetisi internasional.
John Herdman Diminta Tidak Terpaku pada Formasi 3-4-3
BACA JUGA:Persiba Ballikpapan Jadi Tim Musafir, Homebase di Stadion Surajaya Lamongan
Selain komposisi pemain, aspek taktik juga menjadi sorotan.
Bung Ropan juga meminta, John Herdman dinilai harus berani memiliki lebih dari satu rencana permainan.
Formasi 3-4-3 memang bisa menjadi salah satu pilihan, tetapi Timnas Indonesia juga perlu menyiapkan alternatif.
Formasi 4-2-3-1 atau 3-5-2 bisa menjadi opsi ketika situasi pertandingan tidak berjalan sesuai rencana.
Kedalaman skuad Indonesia saat ini memungkinkan Herdman melakukan perubahan tanpa harus kehilangan kualitas.
Inilah yang sebelumnya dianggap kurang terlihat ketika Indonesia menghadapi lawan dengan pertahanan rapat.
Dengan banyaknya pemain berkualitas di bangku cadangan, Herdman seharusnya memiliki lebih banyak pilihan untuk mengubah pertandingan.
Sementara untuk posisi gelandang tengah, Thom Haye dan Joey Pelupessy menjadi salah satu kombinasi yang paling menarik.
Keduanya memiliki pengalaman dan kemampuan distribusi bola yang dapat membantu Indonesia mengontrol pertandingan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
