BNNK Bontang Datangi KNI, 30 TKBM Dites Urine Dadakan
Petugas BNNK Bontang mendata TKBM KNI yang menjalani tes urine.-(Disway Kaltim/ Michael Fredy Yacob)-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Perburuan penyalahgunaan narkotika terus dilakukan. Kali ini, Badan Narkotika Kota (BNNK) Bontang menyasar Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di perusahaan Kaltim Nitrat Indonesia (KNI).
Sebanyak 30 orang TKBM di perusahaan itu melaksanakan pemeriksaan urine dadakan.
Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas permintaan perusahaan. KNI ingin membentuk lingkungan kerja yang sehat dan aman.
“Ini langkah positif dari perusahaan. Pencegahan jauh lebih penting daripada penindakan. Lingkungan kerja yang bebas narkoba akan berdampak langsung pada keselamatan dan produktivitas,” kata Lulyana, Selasa, 21 Juli 2026.
BACA JUGA: 3 Hari, 6 Pengedar Narkoba Ditangkap di Kota Bontang
BACA JUGA: Sabu Disimpan di Bawah Kasur, Pengedar Narkoba di Bontang Lestari Ditangkap
Tak hanya melakukan tes, BNN juga memberikan edukasi kepada para pekerja terkait bahaya ketergantungan narkoba.
Pekerja diajak memahami dampak narkoba. Karena tidak hanya merusak kesehatan pribadi, tetapi juga dapat mengancam keselamatan kerja.
Termasuk menurunkan produktivitas. Alhasil, kondisi itu dapat merugikan perusahaan.
“Alhamdulillah, mereka sangat terbuka dan justru berkomitmen untuk bekerja tanpa narkoba. Ini yang kita harapkan,” tambah Lulyana.
BACA JUGA: Tak Berhenti di Rehabilitasi, Mantan Pengguna Narkoba di Kaltim akan Dipantau Bhabinkamtibmas
BACA JUGA: Cegah Jalur Keluar Masuk Narkoba, KSOP Bontang Akan Benahi Keamanan Pelabuhan Loktuan
Ia menegaskan, perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri oleh aparat. Dunia usaha memiliki peran strategis dalam menjaga lingkungan kerja tetap bersih dari penyalahgunaan zat terlarang.
Menurutnya, satu orang pengguna narkoba di tempat kerja bisa membawa dampak besar. Mulai dari potensi kecelakaan kerja hingga menurunnya reputasi perusahaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
