Bankaltimtara

Kabar Gembira! Pelajar MI dan MTs di PPU Kini Ikut Tersentuh KPC

Kabar Gembira! Pelajar MI dan MTs di PPU Kini Ikut Tersentuh KPC

Proses penyaluran bantuan pendidikan melalui program KPC tahun 2025, di Kabupaten PPU. -(Disway Kaltim/ Achmad Syamsir Awal)-

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Angin segar berembus bagi dunia pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU memastikan program bantuan pendidikan Kartu Penajam Cerdas (KPC) tahun ajaran 2026/2027 tidak hanya menyasar sekolah negeri dan swasta di bawah Dapodik. Melainkan resmi diperluas untuk mengakomodasi pelajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Kebijakan inklusif yang diinisiasi oleh Bupati PPU, Mudyat Noor dan Wakil Bupati, Abdul Waris Muin ini menjadi komitmen nyata dalam menyetarakan hak pendidikan bagi seluruh anak di Bumi Benuo Taka.

Bupati PPU, Mudyat Noor menegaskan, pemerintah daerah saat ini tengah bergerak cepat menyelesaikan proses administrasi agar bantuan finansial sebesar Rp600 ribu per siswa tersebut bisa segera cair ke rekening masing-masing penerima.

BACA JUGA: Kartu Penajam Cerdas Mulai Disalurkan, 6.367 Pelajar di PPU Terima Uang Rp600 Ribu

BACA JUGA: Pemkab PPU Alokasikan Rp4 Miliar untuk Program Kartu Penajam Cerdas

“Mudah-mudahan bulan depan sudah bisa disalurkan. Sebenarnya harusnya sudah disalurkan lebih awal. Kalau dananya sudah ready, ya semuanya kita salurkan, termasuk untuk para peserta didik baru,” ujar Mudyat, Minggu, 19 Juli 2026.

Kebijakan baru ini sekaligus menjawab evaluasi dari penyaluran KPC periode sebelumnya. 

Perlu diketahui, pada akhir tahun lalu, kuota KPC sempat belum menyentuh sekolah keagamaan karena adanya perbedaan sistem basis data. 

Pelajar sekolah umum tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sementara siswa madrasah berada di bawah sistem Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama.

BACA JUGA: Pelajar Madrasah di PPU Tak Tercatat sebagai Penerima Kartu Penajam Cerdas

BACA JUGA: Pemkab PPU Launching Kartu Penajam Cerdas, Diyakini Tak Tumpang Tindih dengan KIP dan BOSDA

Kini, Disdikpora PPU dan instansi terkait telah menjembatani hambatan birokrasi tersebut demi memastikan keadilan sosial di sektor pendidikan.

Secara keseluruhan, Pemkab PPU telah menggelontorkan anggaran fiskal sekira Rp4,3 miliar pada APBD 2026. Alokasi ini diperuntukkan bagi lebih dari 6 ribu peserta didik baru guna membantu pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolah pada awal tahun ajaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: