Program RTLH, Kutim Siapkan Rumah Modular Bagi Seribu Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Rumah contoh program RTLH yang disiapkan Pemkab Kutai Timur untuk MBR. -Prokutim -
KUTAI TIMUR, NOMORSATUKALTIM - Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menargetkan pembangunan 1.000 unit rumah modular bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam lima tahun ke depan.
Kebijakan ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas hunian dan penanganan rumah tidak layak huni.
Kepala Bidang Permukiman Dinas Perkim Kutim, Mohammad Noor, mengatakan rumah tersebut menggunakan material UPVC dengan sistem konstruksi modular atau bongkar pasang yang dinilai lebih efisien dan fleksibel.
“Selama ini masyarakat hanya melihat hasil akhirnya di lapangan. Karena itu kami membuat satu rumah contoh agar masyarakat bisa mengetahui secara nyata seperti apa bentuk bangunan, ukuran ruangan, hingga kualitas material yang digunakan dalam program rumah layak huni,” ujar Mohammad Noor, dalam pernyataan resmi dikutip Sabtu (20/6/2026).
BACA JUGA: Banyak Usulan, Pemkot Bontang Berencana Tambah Alokasi Program RTLH
BACA JUGA: Program Sedap Bro Rutilahu Atasi Masalah RTLH di Grogot
Rumah modular tersebut memiliki luas maksimal tipe 36 dengan dua kamar tidur berukuran 3 x 3 meter, ruang tamu, ruang keluarga, serta kamar mandi dan toilet yang memenuhi standar hunian layak.
Konstruksi rumah juga disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah di Kutim. Untuk daerah dataran digunakan pondasi umpak beton, sedangkan pada lokasi tertentu dapat menggunakan pondasi tiang yang disesuaikan dengan karakter lahan.
Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah tidak layak huni, terutama pekerja sektor informal dan keluarga rentan.
BACA JUGA: Disperkim Berau Targetkan Perbaikan 112 Unit RTLH Tahun Ini
BACA JUGA: Progres RTLH di Penajam Paser Utara Baru 70 Persen, Tahun Ini Ada 98 Unit
Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp115 juta per unit untuk pembangunan rumah baru dan Rp60 juta per unit untuk program peningkatan kualitas atau bedah rumah.
Secara keseluruhan Pemkab Kutim menargetkan pembangunan 200 unit rumah layak huni pada 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp23 miliar yang bersumber dari APBD.
Dalam lima tahun ke depan Pemkab Kutim berharap dapat membangun 1.000 rumah modular tersebut demi memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang aman, sehat, dan layak, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup warga. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
