Kabar Baik! Pemerintah Jamin Bunga KPR Rumah Subsidi Tidak Naik
Pemerintah menjamin bunga KPR rumah subsidi FLPP tetap 5 persen meski BI Rate naik menjadi 5,50 persen.-(Ist./ Kemen PKP)-
JAKARTA, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah memastikan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tetap berada di angka 5 persen flat hingga masa angsuran berakhir.
Kepastian itu disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di tengah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang baru-baru ini naik menjadi 5,50 persen.
Menurut Maruarar, pemerintah tetap menjaga bunga KPR rumah subsidi agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap memiliki akses terhadap hunian yang layak dengan cicilan terjangkau.
"Kami memastikan negara hadir dan berpihak kepada rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Walaupun terdapat dinamika ekonomi dan peningkatan BI Rate, bunga FLPP tetap dijaga sebesar 5 persen agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap rumah yang layak dan terjangkau," ujar Maruarar, dikutip Antara, Sabtu (19/6/2026).
Kebijakan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang berencana membeli rumah subsidi. Sebab, kenaikan BI Rate umumnya dapat berdampak pada peningkatan suku bunga kredit perbankan, termasuk kredit perumahan.
Namun, untuk KPR FLPP, pemerintah memastikan bunga tetap 5 persen flat dari awal hingga akhir tenor pinjaman sehingga cicilan tidak berubah selama masa kredit berlangsung.
Selain menjaga bunga KPR rumah subsidi, pemerintah juga melanjutkan kebijakan tenor panjang hingga 40 tahun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Maruarar mengatakan skema tersebut telah dibahas secara intensif dan dapat dijalankan sesuai aturan yang berlaku.
BACA JUGA: Pemprov Kaltim Tanggung Biaya KPR Rumah MBR, Kuota 2.000 Unit
"Terima kasih atas dukungan Danantara Pak Rosan dan BP BUMN Pak Dony. Semua masih on the track dan ada beberapa isu yang kita persiapkan soal Meikarta tentunya dan hari Senin saya akan ke BPKP untuk memastikan semua proses berjalan sesuai dengan aturan yang ada," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Maruarar memaparkan perkembangan penyaluran KPR FLPP sepanjang 2026.
Dari target 350 ribu unit rumah subsidi yang ditetapkan pemerintah tahun ini, realisasi penyaluran hingga saat ini telah mencapai 78.277 unit atau sekitar 22,36 persen dari target tahunan.
Maruarar menghadiri rapat bersama Danantara Indonesia untuk membahas dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang menjadi program prioritas nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
