Bankaltimtara

WFH di Kaltim Hemat Penggunaan Listrik Kantor Pemerintahan

 WFH di Kaltim Hemat Penggunaan Listrik Kantor Pemerintahan

Aktivitas ASN di kantor gubernur Kaltim.-Mayang/Disway Kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemprov Kaltim disebut berdampak positif.  

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni, WFH membuat penggunaan anggaran jadi lebih efisien. Terutama dari penggunaan listrik dan fasilitas kantor 

Evaluasi terhadap kebijakan ini dilakukan secara rutin setiap pekan. Laporan yang masuk mencakup berbagai aspek, mulai dari penggunaan energi hingga dampaknya terhadap kinerja perangkat daerah. 

“Iya, WFH ini setiap minggu ada laporan. Laporannya terkait dengan dampak WFH,” ujar Sri Wahyuni, selasa 28 April 2026. 

BACA JUGA:PT Budi Duta AgroMakmur Sebut Proses HGU dan Plasma Masih Berjalan Bertahap

Ia menjelaskan, salah satu contoh efisiensi terlihat di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). 

Pengurangan aktivitas di kantor berdampak langsung pada penggunaan fasilitas. Contohnya lift kantor. Tagihan bulanan berkurang Rp 30 juta. 

Penghematan tersebut menjadi indikator konkret dari berkurangnya konsumsi listrik selama penerapan WFH. Kondisi ini dinilai sejalan dengan berkurangnya aktivitas pegawai di kantor. 

Selain listrik, penggunaan air dan fasilitas pendukung lain juga ikut mengalami penurunan. 

Setiap perangkat daerah diminta melaporkan perkembangan tersebut sebagai bagian dari evaluasi kebijakan yang terus berjalan. 

Meski terjadi penghematan, pemerintah tetap memantau dampak terhadap kinerja aparatur sipil negara. 

Sri Wahyuni menegaskan, hingga saat ini tidak ada indikasi penurunan kinerja akibat penerapan pola kerja tersebut. 

BACA JUGA:Titik Panas Melonjak, BPBD Kaltim Minta Warga Tak Bakar Lahan

“Tapi dari sisi serapan juga ada peningkatan. Jadi harusnya tidak mengganggu kinerja,” ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: