Dapat Bantuan Pusat, Museum Sadurengas Paser Direvitalisasi Tahun Ini
Museum Sadurengas Paser bakal direvitalisasi pertengahan tahun 2026 melalui bantuan pemerintah pusat.-(Disway Kaltim/ Muhammad Sahrul)-
PASER, NOMORSATUKALTIM – Museum Sadurengas di Kabupaten Paser siap direvitalisasi pada pertengahan 2026 melalui program bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Program bantuan pemerintah pusat tersebut bertujuan mendukung daerah dalam menjaga dan melestarikan cagar budaya, sekaligus meningkatkan daya tarik destinasi wisata sejarah.
Kepala Museum Sadurengas, Zulkarnain menjelaskan, revitalisasi tidak hanya menyasar bangunan utama, tapi juga mencakup fasilitas pendukung.
“Revitalisasi tidak hanya menyasar bangunan utama, tetapi juga mencakup penataan lingkungan sekitar. Mulai dari taman, gazebo, hingga pengelolaan ruang penyimpanan koleksi yang saat ini belum dipamerkan,” kata Zulkarnain, Rabu 22 April 2026.
BACA JUGA: Beragam Event Budaya Digelar di Museum Sadurengas untuk Tarik Minat Wisatawan
BACA JUGA: Jumlah Pengunjung Menurun, Museum Kayu Tergerus Destinasi Wisata Baru
Menurutnya, untuk mendapatkan bantuan revitalisasi, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya status bangunan sebagai cagar budaya, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
“Saat ini kami sedang dalam tahap pembahasan agar museum ini bisa ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat nasional. Itu menjadi salah satu syarat penting selain aktivitas sosial yang berjalan di museum,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai program publik juga terus digencarkan sebagai bagian dari upaya memenuhi kriteria tersebut. Kegiatan tersebut mencakup program edukasi bagi pelajar hingga masyarakat umum.
Salah satu kegiatan unggulan adalah lomba edukatif yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap sejarah lokal. Lomba tersebut meliputi pembuatan vlog tentang museum hingga cerdas cermat bertema sejarah.
BACA JUGA: Pengunjung Museum Mulawarman Tembus 700 Orang Per Hari Selama Libur Lebaran
BACA JUGA: 1.024 Wisatawan Padati Museum Sadurengas Selama Libur Lebaran 2026
“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi bentuk edukasi agar pelajar lebih mengenal sejarah Kabupaten Paser. Anggaran untuk program publik ini bahkan sudah terealisasi sekitar 50 persen,” jelasnya.
Selain lomba, pihak pengelola museum juga aktif menjalankan program kunjungan sekolah. Program ini menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
