Bankaltimtara

Kebakaran di Permukiman Padat Penduduk Samarinda, Dua Orang Terluka

Kebakaran di Permukiman Padat Penduduk Samarinda, Dua Orang Terluka

Tim damkar dan relawan berusaha memadamkan api.-Istimewa -

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM  – Kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Masjid, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Kamis 23 April 2026. 

Kejadian ini mengakibatkan dua orang mengalami luka saat proses kejadian dan penanganan berlangsung.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.30 hingga 15.30 Wita. Api menghanguskan sejumlah bangunan di lingkungan padat, dengan cepat membesar di antara rumah warga yang berdempetan, sehingga menyulitkan proses pengendalian di awal kejadian.

“Data sementara kejadian kebakaran di wilayah permukiman, yang terjadi pada Kamis siang dengan durasi penanganan sekitar satu jam,” ujar Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Samarinda, Hendra AH, pada Kamis 23 April 2026 .

BACA JUGA:Kebakaran Dini Hari di Kota Bangun, 5 Rumah Ludes Terbakar.

Ia menjelaskan bahwa dua korban luka dalam peristiwa tersebut terdiri dari seorang warga yang mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal.

serta seorang relawan yang mengalami luka di bagian tangan saat membantu proses pemadaman di lokasi kejadian.

“Korban jiwa nihil, namun ada satu warga mengalami sesak napas dan satu relawan mengalami luka di tangan saat bertugas di lapangan,” jelasnya.

BACA JUGA:Kontrakan 4 Pintu di Berau Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp150 Juta

Kebakaran tersebut tercatat menghanguskan enam bangunan yang terdiri dari lima rumah tunggal dan satu bangsal tiga pintu.

Sementara dua bangunan lainnya turut terdampak akibat panas dan kobaran api yang menjalar cepat di kawasan permukiman tersebut.

“Area terbakar meliputi enam bangunan, terdiri dari lima rumah tunggal dan satu bangsal tiga pintu, dengan dua bangunan lain turut terdampak,” katanya.

Sebanyak 10 kepala keluarga dengan total 38 jiwa tercatat sebagai penghuni bangunan yang terbakar, sehingga peristiwa ini berdampak langsung terhadap puluhan warga yang harus menyelamatkan diri dan kehilangan tempat tinggal sementara.

BACA JUGA:CCTV Selama Sepekan Disisir, Polisi Buru Asal Peluru Misterius yang Hantam Mobil Warga

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: