Pemkab Paser Anggarkan Pembangunan Lanjutan Taman dan Jogging Track Rp2,5 Miliar
Jogging track di Kompleks Olahraga Tanah Grogot masih dilakukan pembangunan lanjutan.-Sahrul/Nomorsatukaltim-
PASER, NOMORSATUKALTIM - Taman dan jogging track di Kompleks Olahraga Stadion Sadurengas belum sepenuhnya rampung dikarenakan masih perlu dilakukan pengerjaan lanjutan.
Meskipun lintasannya nampak sudah selesai dikerjakan, namun sekeliling lintasan itu masih ditutupi pagar pembatas menggunakan seng yang menandai belum bisa digunakan.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser, Syaukani menyampaikan, bahwa masih terdapat kelanjutan proyek pembangunan jogging track.
Diantaranya melingkupi pekerjaan taman dan kelengkapan fasilitas, yakni bangku taman, tanaman, penamban andesit, penyempurnaan pot taman.
BACA JUGA: Sekeliling Stadion Sadurengas Paser akan Dijadikan Kawasan Jogging Track
Kemudian juga dilakukan pemasangan Wood Plastic Composite (WPC) decking lantai taman, serta pemasangan lampu taman. Kelanjutan pembangunan itu dianggarkan Rp2,5 miliar.
“Anggaran pembangunan lanjutan jogging track dan taman dialokasilan melalui APBD kabupaten,” kata Syaukani, Rabu 22 April 2026.
DPUTR Paser menargetkan pembangunan jogging track dan taman rampung sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim pada November 2026 mendatang.
Proyek pembangunan lanjutan jogging track dan taman yang terletak di Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot itu bakal mulai dikerjakan pada Juni 2026 dengan estimasi pekerjaan selama 3 bulan hingga Oktober.
BACA JUGA: Stadion Sadurengas Paser Kini Dilengkapi Lintasan Atletik
“Insya Allah selesai sebelum Porprov (pembangunan lanjutan jogging track dan taman),” ujarnya.
Sekedar informasi, lintasan lari yang dibangun mengelilingi sebagian Stadion Sadurengas itu mulai dibangun sejak awal 2026 dengan anggaran sebesar Rp4,8 miliar.
Panjang lintasan jogging track sekira 416 meter dengan lebar 5 meter, dilengkapi tiang pembatas dan dua tugu. Tiang pembatas itu berfugsi untuk membatasi kendaraan agar tidak melintas guna kenyamanan pengguna.
Peningkatan sarana olahraga ini syogyanya untuk penunjang kegiatan olahraga. Apalagi kawasan stadion menjadi pusat olahraga dari tersedianya sejumlah venue olahraga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

