SK Pengurus Belum Terbit, Pelti PPU Absen di Porprov Kaltim 2026
Pelti PPU fokus pembinaan internal. -istimewa-
PPU, NOMORSATUKALTIM - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) PPU memastikan roda organisasi tetap berputar, meski masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari tingkat provinsi.
Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi kabar yang menyebutkan kepengurusan di PPU belum terbentuk.
Ketua Pelti PPU, Rusli, menegaskan organisasi tenis di Benuo Taka telah eksis sejak 2002.
BACA JUGA:Perjalanan Sepak Bola Kaltim: Awal Terpuruknya Persiba Balikpapan
Adapun proses yang berjalan saat ini hanyalah pembaruan struktur rutin lima tahunan.
“Struktur sudah ada, kita juga sudah musyawarah untuk pembaruan. Tinggal menunggu SK dari provinsi saja,” Jumat 17 April 2026.
Meski secara administratif masih dalam proses finalisasi, Rusli memastikan pembinaan atlet tidak berhenti.
Berbagai turnamen lokal rutin digelar untuk menjaga animo masyarakat dan semangat para atlet lokal.
BACA JUGA:Borneo FC Bisa Salip Persib Bandung, Andi Harun Ungkap Kuncinya
Namun, terkait gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Paser pada November mendatang, Pelti PPU mengambil langkah realistis dengan tidak menargetkan keikutsertaan.
Tantangan Fasilitas dan Kualitas Atlet
Keputusan untuk absen dalam ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut didasari oleh beberapa faktor krusial.
Saat ini PPU dinilai belum memiliki atlet yang mampu bersaing di level prestasi Porprov.
BACA JUGA:Jelang Lawan PSM, Lefundes Minta Pemain Borneo FC Tetap Fokus
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

