Bankaltimtara

Serap Hasil Panen Petani, Pemkab Kukar Gandeng Bulog Bangun Gudang Pangan

Serap Hasil Panen Petani, Pemkab Kukar Gandeng Bulog Bangun Gudang Pangan

Lahan pertanian di Tenggarong, Kukar.-Rahmat/Nomorsatukaltim-

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk membangun gudang penyimpanan hasil pertanian di wilayah tersebut.

Langkah ini dilakukan Pemkab untuk memperkuat serapan hasil panen petani sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, bahwa kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah daerah dan Bulog di Jakarta.

“Sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara membutuhkan fasilitas penyimpanan yang memadai untuk menampung hasil pertanian,” ucapnya, Rabu, 8 April 2026.

BACA JUGA: Stok Beras Nasional hingga April 2026 Capai 4,4 Juta Ton, Bulog akan Bangun 100 Gudang Baru

Ia menyebut, pemerintah daerah dan Bulog memiliki kesamaan visi dalam memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik serta memiliki kepastian harga di pasaran.

Melalui program lumbung pangan Kutai Kartanegara, pemerintah daerah berupaya menjaga harga hasil pertanian minimal setara dengan harga pembelian Bulog. Salah satunya, harga gabah kering yang ditargetkan berada di kisaran Rp6.500 per kilogram.

Untuk mencapai hal tersebut, Pemkab Kukar menerapkan strategi subsidi di sektor hulu. Kebijakan ini dipilih karena pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan memberikan subsidi di sektor hilir.

“Bentuk dukungan yang kami berikan antara lain bantuan bibit, logistik pengangkutan, penyediaan peralatan, serta pembangunan lumbung pangan di sejumlah sentra produksi,” tuturnya.

BACA JUGA: Kaltim Targetkan Swasembada Pangan 2027, Pemerintah Fokus Tata Lahan dan Percepatan Cetak Sawah

Ia menjelaskan, strategi tersebut bertujuan menekan biaya produksi petani sehingga mereka tetap memperoleh keuntungan yang layak tanpa harus bergantung pada intervensi harga di pasar.

Rencananya, gudang Bulog akan dibangun di kawasan Bukit Biru. Lokasi ini dipilih karena berada di titik tengah wilayah pertanian Kukar, yang mencakup kawasan pesisir, tengah, hingga hulu.

“Dengan lokasi yang berada di tengah, distribusi hasil panen diharapkan lebih efisien dan tidak terkendala jarak,” ujarnya.

Dalam kerja sama tersebut, Pemkab Kukar juga akan menyiapkan lahan di Kelurahan Bukit Biru, sementara pembangunan gudang dilakukan oleh Bulog. Gudang yang direncanakan juga akan mengusung konsep terintegrasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: