Bankaltimtara

Jalur Kota Bangun–Kenohan Rusak Parah, DPRD Kukar Dorong Percepatan Perbaikan Jalan

Jalur Kota Bangun–Kenohan Rusak Parah, DPRD Kukar Dorong Percepatan Perbaikan Jalan

Jalur Kota Bangun–Kenohan Rusak Parah, DPRD Kukar Dorong Percepatan Perbaikan Jalan.-istimewa-DPRD Kukar

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memprioritaskan penanganan kerusakan jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Kota Bangun dengan Kecamatan Kenohan.

Ruas jalan sepanjang sekitar 8 hingga 9 kilometer itu dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan penanganan segera.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani bersama jajaran pimpinan dan anggota DPRD melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Sabtu 4 April 2026.

Kunjungan tersebut juga diikuti perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU), pemerintah kecamatan, serta aparat desa setempat.

BACA JUGA:Samator Pastikan Tak Ada Korban dalam Ledakan Truk Tangki LOX di Bengkel Hino Balikpapan

Ahmad Yani mengatakan, peninjauan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD, sekaligus tindak lanjut atas berbagai keluhan masyarakat, khususnya dari daerah pemilihan VI yang meliputi Kecamatan Kenohan, Kembang Janggut, dan Tabang.

“Ini respons atas laporan masyarakat, baik melalui media sosial maupun penyampaian langsung. Kami ingin memastikan kondisi di lapangan dan mendorong percepatan penanganannya,” ucapnya.

Dari hasil peninjauan, DPRD menemukan sejumlah titik jalan mengalami kerusakan berat yang menghambat mobilitas warga.

Padahal, ruas tersebut menjadi jalur utama distribusi kebutuhan pokok dan hasil pertanian masyarakat pedalaman.

BACA JUGA:DPRD Kaltim Soroti Pemangkasan RKAB Tambang 2026, Waspadai Dampak ke Daerah

Untuk itu, DPRD mendorong penggunaan skema Multi-Years Agreement (MYA) atau proyek tahun jamak sebagai solusi percepatan pembangunan.

Skema ini dinilai memungkinkan pengerjaan dilakukan secara berkelanjutan dengan jaminan pendanaan yang lebih pasti.

“Kami ingin ada kepastian pembangunan. Dengan skema tahun jamak, proyek bisa berjalan lebih optimal karena kebutuhan anggarannya cukup besar,” ujarnya.

Kepala Dinas PU Kukar Wiyono mengungkapkan, total anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan ruas jalan tersebut diperkirakan mencapai Rp 90 miliar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait