Bankaltimtara

Pemkab Kutim Gelar Takbir Keliling Idulfitri 1447 H, Knalpot Brong dan Petasan Dilarang

Pemkab Kutim Gelar Takbir Keliling Idulfitri 1447 H, Knalpot Brong dan Petasan Dilarang

Pawai Takbir Keliling yang diadakan pada malam lebaran.-(Ilustrasi/ Istimewa)-

KUTIM, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kembali menggelar takbir keliling Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melarang penggunaan knalpot brong dan petasan demi menjaga ketertiban dan keamanan.

Takbir keliling dijadwalkan berlangsung pada malam 1 Syawal, menyesuaikan hasil sidang isbat pemerintah pusat. 

Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang rutin digelar dan selalu dinanti masyarakat, khususnya di Sangatta.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran resmi Pemkab Kutim Nomor 8-408-22/072/BUP tertanggal 11 Maret 2026 yang ditandatangani Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman.

BACA JUGA: Sopir Angkutan Umum di Paser Dites Urine, Pastikan Keselamatan Penumpang saat Mudik Lebaran

BACA JUGA: Cadangan Daya 171,8 MW Disiapkan, Ini Peta Kesiapan Listrik Kaltim–Kaltara Saat Lebaran 2026

Melalui edaran tersebut, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam pawai takbir keliling. 

Peserta berasal dari pengurus masjid, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan hingga pelaku usaha.

“Diharapkan seluruh masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan pawai takbir keliling dengan menampilkan kendaraan hias bernuansa Islami,” ujar Ardiansyah, pada Selasa, 17 Maret 2026.

Pawai akan dimulai setelah salat Isya dengan titik kumpul di Masjid Agung Al Faruq, Bukit Pelangi. Lokasi tersebut menjadi pusat pelepasan peserta.

BACA JUGA: Polres Kutim Pastikan Layanan 110 Siaga 24 Jam Selama Arus Mudik Lebaran 2026

BACA JUGA: Kebutuhan Uang Jelang Lebaran Meningkat, BI Kalimantan Timur Siapkan Rp2,18 Triliun

Rute pawai akan melintasi sejumlah jalan utama di Sangatta dan berakhir di kawasan Simpang Telkom Road 9. Jalur ini dipilih agar masyarakat dapat menyaksikan kemeriahan malam takbiran.

Untuk kelancaran kegiatan, peserta diminta sudah berada di lokasi sejak selepas Magrib dan melaksanakan salat Isya berjamaah sebelum pawai dimulai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: