Bankaltimtara

3 Malam Warga Serbu Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Antre Bantuan Tunai Ramadan

3 Malam Warga Serbu Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Antre Bantuan Tunai Ramadan

Warga memadati 2 ruas jalan raya di depan Rumah Jabatan Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, pada Senin (9/3/2026) malam.-(Disway Kaltim/ Chandra)-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Ribuan warga memadati Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan di Jalan Syarifuddin Yoes, Sepinggan, Balikpapan Selatan, selama 3 malam berturut-turut. 

Mereka datang untuk mengantre bantuan tunai Ramadan yang dibagikan oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.

Kerumunan warga terlihat pada Senin malam, 9 Maret 2026. Antrean panjang bahkan membuat arus lalu lintas di dua ruas jalan raya di depan rumah jabatan tersendat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, fenomena ini sudah terjadi sejak Sabtu malam, 7 Maret 2026. Warga terus berdatangan hingga dini hari.

BACA JUGA: Wali Kota Balikpapan Imbau Warga Tak Panic Buying BBM dan Sembako

Pada Minggu malam, 8 Maret 2026, kerumunan warga juga masih terlihat hingga menjelang sahur. Sejumlah warga mengaku datang untuk mencoba mendapatkan bantuan tunai tersebut.

Arif (34), seorang pengemudi ojek online, mengatakan dirinya datang sejak pukul 23.00 Wita. Namun ia belum sempat mendapatkan bantuan.

"Saya ikut antre sejam sebelum bubar, tapi belum rezeki. Rencananya saya tunggu sampai subuh saja. Kalau memang sudah tidak ada, baru pulang istirahat," ujar Arif.

Kekecewaan juga dirasakan Siti (38), seorang ibu rumah tangga yang datang bersama anak-anaknya sejak pukul 21.30 Wita.

BACA JUGA: Bacitra Gratis hingga 2027, Dishub Siapkan Penambahan Koridor Baru di Balikpapan

Kerumunan warga yang terus bertambah membuat aparat kepolisian turun tangan. Kapolsek Balikpapan Selatan, AKP Abu Sangit menggunakan pengeras suara untuk membubarkan massa demi menjaga situasi tetap kondusif.

"Sudah tidak ada lagi pembagian, harap para masyarakat agar segera balik kanan dan mempersiapkan sahur," tegas AKP Abu Sangit lewat pengeras suara.

Sementara itu, ajudan Wali Kota Balikpapan, Aan, menegaskan bahwa warga sebenarnya tidak pernah diundang secara resmi untuk datang ke rumah jabatan.

“Tidak ada yang kami panggil, tidak ada yang kami undang, karena kebiasaan Pak Wali ini memang setiap bulan puasa sering membagi-bagikan zakat,” kata Aan, pada Senin (9/3/2026) malam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: