RSUD Panglima Sebaya Tambah Layanan Kateterisasi Jantung dan Spesialis Bedah Saraf
RSUD Panglima Sebaya di Kabupaten Paser menambah layanan spesialis bedah saraf dan kateterisasi jantung mulai Maret 2026.-(Disway Kaltim/ Sahrul)-
PASER, NOMORSATUKALTIM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya di Kabupaten Paser bakal membuka layanan spesialis bedah saraf dan kateteresasi jantung atau cath lab.
Direktur RSUD Panglima Sebaya, dr Kamal Anshari mengatakan, persiapan pembukaan layanan bedah saraf dan cath lab telah memasuki tahap akhir dengan target mulai beroperasi Maret 2026.
“Insya Allah dalam waktu dekat kami membuka layanan dan spesialis bedah saraf baru. Rencananya bulan depan sudah bisa berjalan. Untuk layanan kateterisasi jantung juga sedang dalam proses persiapan,” kata dr Kamal, Senin 16 Februari 2026.
Kehadiran 2 layanan baru ini dianggap sangat penting dari kasus gangguan saraf dan penyakit jantung yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.
BACA JUGA: Layanan Poli Jiwa RSUD Panglima Sebaya Tembus 30 Pasien Per Hari
BACA JUGA: RSUD Panglima Sebaya Kini Punya Pojok Baca Digital Bantuan dari Perpusnas
Kondisinya selama ini, sebagian pasien dengan kasus tertentu masih harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah karena keterbatasan fasilitas.
Dengan beroperasinya layanan bedah saraf dan cath lab, kini pasien yang membutuhkan tindakan operasi dan memungkinkan diagnostik serta intervensi pada pembuluh darah jantung dapat ditangani langsung tanpa harus dirujuk ke rumah sakit lain.
“Kami ingin masyarakat Paser mendapatkan pelayanan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih aman. Kehadiran bedah saraf dan cath lab diharapkan bisa menekan angka rujukan keluar daerah,” tuturnya.
dr Kamal menambahkan terkait pengembangan layanan tak lepas dari transformasi yang telah dilakukan RSPS dalam beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA: RSUD Panglima Sebaya Paser Butuh Dokter Spesialis Bedah Saraf dan Urologi
BACA JUGA: Hanya Operasikan 13 Bed, RSUD AMS II Tuai Kritik DPRD Kaltim
Dimulai sejak 2019 manajemen menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk mendukung efisiensi administrasi dan pelayanan medis.
Kemudian pada 2022, seluruh sistem pelayanan resmi beralih sepenuhnya ke sistem digital, rekam medis, pendaftaran, hingga manajemen farmasi terintegrasi dalam satu sistem, sehingga mempercepat alur pelayanan pasien.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

