Puskesmas Tanah Grogot Pindah ke Gedung Baru, Target Diresmikan 31 Januari
Bangunan baru Puskesmas Tanah Grogot, hasil renovasi eks gedung RSUD Panglima Sebaya.-(Disway Kaltim/ Sahrul)-
PASER, NOMORSATUKALTIM - Pelayanan Puskesmas Tanah Grogot mulai dipindahkan ke gedung baru di Jalan DR Cipto Mangunkusumo.
Bangunan yang dibangun sejak 2024 itu kini memasuki tahap uji coba operasional, dengan target peresmian pada 31 Januari 2026.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Paser, Amri Yulihardi, mengatakan uji coba dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung di gedung baru dapat berfungsi optimal sebelum digunakan secara penuh oleh masyarakat.
“Perpindahaanya saat ini masih dalam tahap uji coba, karena selain bangunan baru, jaringan internet dan listriknya juga baru. Jadi sambil kita lihat apakah ada kekurangannya,” kata Amri, Senin 26 Januari 2026.
BACA JUGA: Dinkes Paser Bakal Bentuk Tim Medis Atlet Porprov usai Jadwal Ditetapkan
BACA JUGA: Dinkes Paser Percepat Perubahan Data Peserta BPJS
Ia menegaskan, selama masa uji coba, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal.
Penyesuaian dilakukan secara bertahap, terutama terkait penggunaan fasilitas di bangunan baru hasil renovasi eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya.
Pemindahan layanan dari gedung lama di Jalan Yos Sudarso dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu pelayanan. Meski peresmian belum dilakukan, operasional puskesmas tetap berjalan.
“Sekarang memang kita sudah perpindahan, untuk peresmiannya nanti. Memang kita tidak bisa tahan pelayanan bila menunggu diresmikan dulu,” ujarnya.
BACA JUGA: Waspadai Penularan, Dinkes Paser Gratiskan Pemeriksaan TBC
BACA JUGA: Waspada COVID-19, Dinkes Paser Mulai Koordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan
Amri menjelaskan, desain dan tata layanan Puskesmas Tanah Grogot di gedung baru telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2024 tentang Puskesmas. Penyesuaian tersebut mencakup pembagian layanan berbasis klaster.
Klaster pelayanan terdiri atas 5 bagian, yakni manajemen, kesehatan ibu dan anak, kesehatan dewasa dan lanjut usia, penanggulangan penyakit menular dan kesehatan lingkungan, serta layanan lintas klaster.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

