Bupati Berau Agendakan Renovasi Besar GOR Pemuda Tanjung Redeb di 2027
Kondisi plafon Gor Pemuda Tanjung Redeb, Berau saat runtuh beberapa waktu lalu.-(Disway Kaltim/ Azwini)-
BERAU, NOMORSATUKALTIM - Kondisi Gedung Olahraga (GOR) Pemuda Tanjung Redeb dinilai sudah tidak memenuhi standar kelayakan sebagai fasilitas publik, meski baru direnovasi dan belum genap setahun digunakan.
Penilaian tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyusul insiden runtuhnya plafon gedung beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat itu mencerminkan belum optimalnya kualitas pekerjaan serta lemahnya pengawasan terhadap proyek yang dibiayai melalui APBD.
“Belum setahun direnovasi sudah mengalami kerusakan. Sebagai kepala daerah, tentu saya merasa malu kepada masyarakat,” ujar Sri Juniarsih dalam rapat evaluasi, belum lama ini.
BACA JUGA: Renovasi Total GOR Pemuda Butuh Rp 8 Miliar, Dispora Berau Rencanakan Konsep Seperti GOR Segiri
BACA JUGA: Sutami Soroti Insiden Ambruknya Plafon GOR Pemuda, Evaluasi Seluruh Kondisi Bangunan
Selain persoalan struktur plafon, ia juga menyinggung keluhan pengguna terkait suhu di dalam gedung yang dinilai terlalu panas, terutama saat GOR digunakan untuk kegiatan dengan jumlah peserta yang besar.
Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan dan fungsi utama gedung sebagai sarana olahraga dan kegiatan masyarakat.
Menurut Sri Juniarsih, fasilitas publik semestinya dirancang dan dikelola dengan mengedepankan aspek keamanan serta kenyamanan jangka panjang, bukan sekadar selesai dibangun secara fisik.
Untuk menindaklanjuti kondisi tersebut, ia meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk terhadap kinerja jajaran di bawahnya.
BACA JUGA: Anggaran Terbatas, Program Bus Sekolah Ditunda, Dishub Berau Sasar CSR
BACA JUGA: Pemkab Berau Prioritaskan Pengembangan Wisata Berbasis Kampung
Pengawasan, kata dia, harus diperketat agar setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar menghasilkan bangunan yang berkualitas.
“Saya minta Kadispora turun langsung, cek dan awasi kinerja di bawahnya. Anggaran yang sudah diberikan harus dimaksimalkan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

